Angkasa Pura 2

Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok Imbau TKBM Tidak Mogok

DermagaKamis, 16 November 2017
IMG-20171113-WA0028-600x400-553x400

JAKARTA ( BeritaTrans.com) – Kepala Otoritas Pelabuhan (OP) Tanjung Priok Arif Toha minta agar Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan buruh di seluruh pelabuhan tidak perlu melakukan aksi mogok nasional karena akan membuat jelek citra pelabuhan kita.

Hal itu ditegaskan Arif Toha menjawab BeritaTrans.com Kamis (16/11/2017) menanggapi rencana mogok nasional Koperasi TKBM dan buruh bongkar muat di seluruh pelabuhan terkait rencana pemerintah merevisi SKB 2 dirjen dan satu deputi.

Revisi SKB ini ditentang Koperasi TKBM dan buruh karena akan membuka kesempatan pada badan usaha lain untuk mengelola buruh di pelabuhan selain koperasi.

Arif mengatakan Koperasi TKBM dan buruh bongkar muat tidak perlu emosi menanggapi rencana revisi SKB 2 dirjen dan satu deputi.

“Karena Direktorat Lalulintas Angkutan Laut (Ditlala) Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub sedang menggodok konsep revisi SKB tersebut untuk menemukan solusi terbaik bagi koperasi,” ujarnya.

SEPANDUK PENUHI PELABUHAN

Menurut pemantauan BeritaTrans.com di Pelabuhan Tanjung Priok mulai di pansang spanduk ancaman mogok di lima titik masing masing Pos 9, Pos 1, Kantor Koperasi TKBM, dekat makam Mbah Priok dan depan Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok.

20171116_154911-600x400

Spanduk ancaman mogok juga sudah di pasang di pelabuhan Kalimantan Timur antara lain di Pelabuhan Semayang Balikpapan, Kaltim dan Tanjung Redep Bereau, kata M Nasir, Ketua Tim Eksistensi Koperasi TKBM bentukan Induk Koperasi TKBM Pelabuhan pimpinan Sugito.

Ditanya kesiapan mogok di Kaltim, M Nasir mengatakan tinggal menunggu perintah Inkop kapan saja kita siap laksanakan.

Sementara Ketua Umum DPP FSPMI Sutrisno dihubungi terpisah mengatakan juga tinggal tunggu perintah Induk Koperasi TKBM.

Jumat (17/11/2017) akan digelar lagi rapat koordinasi yang dihadiri pengurus Induk Koperasi, Tim Eksistensi Koperasi TKBM dan Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (FSPTI) dan Federasi Serikat Pekerja Maritim Indonesia (FSPMI) untuk membahas rencana aksi tersebut.

Sementara Ketua Induk Koperasi TKBM Pelabuhan Sugito yang sehari sebelumnya masih bersemangat komentar soal rencana mogok tapi hari ini (Kamis) tidak mau menjawab telepon BeritaTrans.com.

Ketua Forum Serikat Pekerja/Buruh Pelabuhan Tanjung Priok Mawi Rohani mengatakan buruh sudah siap mogok tinggal menunggu perintah Inkop.
(wilam)

loading...