Angkasa Pura 2

Tingkatkan Konketivitas, Kemhub Serahkan Kapal RoRo Untuk Masyarakat Maluku

Dermaga KoridorKamis, 16 November 2017
Kapal RO Lelemuku

JAKARTA (Beritatrans.com) – Pemerintah Melalui Kementerian Perhubungan (Kemhub), Pemerintah juga memberikan bantuan berupa dua unit kapal feri Roll On Roll Off (RoRo) berkapasitas 500 GT untuk masyarakat Maluku.

“Dengan tambahan dua armada kapal ferry RoRo Lelemuku dan Tanjung Sole, maka layanan rute Saumlaki-Adaut- Letwurung sudah bisa dioperasikan, kapal ini juga melayani rute Namlea-Manipa-Waesala,” kata Menhub Budi Karya melalui akun pribadinya @budikaryas yang dikutip Beritatrans.com di Jakarta, Kamis (16/11/017).

Kapal Roro Lelemuku diserahkan oleh Presiden Jokowi saat kunjungan kerja ke Maluku di Pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambon, Kamis (9/2/2017) silam. Rangkaian kunjungan kerja itu dilakukannya setelah menghadiri Puncak Peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2017.

Ikut mendampingi Presiden Jokowi saat penyerahan Kapal RoRo Lelemuku menhu Budi Karya dan jajaran anggota Kabinet Kerja serta pekerja pers yang hadir saat itu. Kapal tersebut terus dioperasikan untuk melayani warga masyarakat di beberapa pulau di wilayah Maluku.

Pemerintahan Jokowi-JK yakin dengan makin tersambung antarwilayah di Provinsi Maluku, bukan hanya akan memudahkan mobilitas barang dan orang mampu menurunkan biaya logistik. “Lebih dari itu, juga akan mampu menggerakkan perekonomian di seluruh daerah di Maluku secara lebih merata,” kata Menhub.

Dengan adanya penambahan dua kapal tersebut, arus barang dan orang di Provinsi Maluku bisa semakin cepat, sebagaimana komitmen dari pembangunan Tol Laut.

Harga Turun 20-130%

Pemerintah juga akan menambah tujuh rute dan 100 unit kapal untuk seluruh Indonesia. Dengan demikian, diharapkan harga kebutuhan pokok di daerah bisa semakin terjangkau.

“Ini terbukti harga terus mengalami penurunan antara 20% hingga 30% disebabkan adanya rute-rute dan kapal-kapal baru,” terang Menhub.

Selain memberikan tambahan kapal, Pemerintah berkeinginan untuk meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola pelabuhan dan kapal.

“Tentunya kekurangan-kekurangan lain yang masih ada terus-menerus menjadi konsen pemerintahan Jokowi-JK ke depan.” tegas Menhub Budi Karya.(helmi)

loading...