Angkasa Pura 2

Dirjen Hubla Minta Pemberitaan Dilakukan Secara Proporsional dan Konstruktif

DermagaJumat, 17 November 2017
IMG-20171117-WA0035

JAKARTA (Beritatrans.com) – Jika aku berbuat salah dan kau memberitakan itu namanya ghibah. Jika aku berbuat baik dan kau memberikan jelek itu namanya fitnah.

“Tapi paling baik jika kalian semua, teman-teman pers memberitakan sesuatu di Ditjen Perhubungan secara proporsional dan konstruktif,” kata Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) Kementerian Perhubungan Ir. R.Agus H.Purnomo dalam acara ramah tamah dan perkenalan jajaran Ditjen Ditjen Hubla dengan pers di Jakarta, Jumat (11/11/2017).

Menurutnya, Ditjen Hubla begitu seksi dan banyak menangani isu-isu hangat yang bisa diberitakan ke masyarakat luas. Masalah itu bisa soal Tol Laut, Poros Maritim Dunia, serta pembangunan proyek infrastruktur seperti pelabuhan, dermaga, dan lainnya.

Ikut hadir dalam ramah tamah tersebut, para pejabat eselon II di lingkungan Ditjen Hubla. Mereka itu antara lain Sekditjen Hubla Capt. Rudiana, Direktur Lalu Lintas Laut Ir. Dwi Budi Sutriso, Direktur Perkapelan dan Kepelautan Junaidi, Direrktur Kepelabuhanan Candra Irawan. Sementara, Direktur KPLP Marwansyah tak hadir karena sedang menunaikan Umrah.

IMG-20171117-WA0034

Hubungan yang Harmonis

Oleh karenanya, menurut Dirjen Hubla itu, perlu membangun hubungan yang harmonis dan konstruktif antara pers dan Kementerian Perhubungan (Kemhub) khususnya Ditjen Hubla. Banyak tugas dan tanggung jawab kita bersama perlu dikomunikasikan ke masyarakat.

“Semua yang dikerjakan Ditjen Hubla termasuk untuk mendukung visi misi Presiden Jokowi dan Wapres JK bisa disampaikan lebih cepat ke masyarakat. Sebaliknya, masyarakat secara umum juga bisa memberikan respon, kritik, saran dan masukan demi perbaikan pelayanan di masa depan,” harap Agus Purnomo.

Agus Purnomo sebagai pejabat Dirjen Hubla yang baru mengajak semua stafnya untuk terbuka dan akomodatif ke masyarakat khususnya pers. Jika ada masalah, hendaknya bisa dikomunikasikan dengan baik bila perlu diselesaikan dengan cara-cara yang elegan sebelum diangkat ke permukaan oleh pers.

“Ditjen Hubla terlebih melalui Humas siap menjawab dan melayani masyarakat termasuk pers dengan baik. Yang pasti, tak adalah masalah yang tak bisa dipecah dan dicarikan solusinya. Dengan catatan, semua dikomunikasikan dengan baik terebih bagi pejabat dan pemangku kepentingan,” tandas Agus Purnomo.(helmi)