Angkasa Pura 2

Pandu Talkshow, Cris Kuntadi Ajak Maksimalkan Sebar Prestasi Kemhub

SDMJumat, 17 November 2017
IMG-20171116-WA0068

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pada rangkaian Rapat Kerja (Raker) Tahun 2017 Kementerian Perhubungan, ada sesi Membangun Reputasi melalui Komunikasi dan Prestasi yang dipandu Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Logistik, Multimoda, dan Keselamatan Cris Kuntadi.

Menurutnya, Knowledge Kemhub cukup banyak yang harus diketahui masyarakat. Mulai dari kinerja hingga capaian yang diperoleh.

“Sayangnya, kita masih kurang maksimal bekerjasama dengan media untuk menyampaikan prestasi dan juga permasalahan yang ada. Padahal fahamnya masyarakat akan menjadi modal besar bagi Kemhub untuk mengetahui apa yang diperlukan masyarakat,” papar Cris kepada BeritaTrans.com, Jumat (17/11/2017).

Kemhub diungkapkan Cris, harus melayani kebutuhan nyata masyarakat, bukan hanya berdasarkan keinginan saja, karena belum tentu mencapai prestasi dan kinerja seperti yang diperlukan masyarakat pengguna transportasi.

Prestasi tanpa komunikasi hanya akan menimbulkan ketidaktahuan masyarakat, Komunikasi tanpa prestasi hanyalah sebuah omong kosong,” ungkap Cris.

Narasumber yang juga Direktur Utama Metro TV Suryopratomo menyampaikan bahwa reputasi terbangun atas dua hal, komunikasi dan prestasi.

“Komunikasi terkait perkembangan transportasi kepada masyarakat sangat penting untuk membangun hubungan dan pengetahuan masyarakat terhadap Kemhub,” tuturnya.

Bagaimana cara membangun komunikasi dengan masyarakat, kata dia,melalui kerja sama yang baik dengan media. Media menjadi jembatan antara pemerintah dan juga masyarakat.

“Jadilah media darling”, ucapnya

Selain itu, Suryopratomo memperlihatkan potret penilaian masyarakat yang masih skeptis dengan kinerja dan reputasi Kemhub dalam membangun transportasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan negara.

“Hal ini menunjukkan bahwa bukan hanya komunikasi yang perlu dikuatkan dalam membangun reputasi, tetapi prestasi dan pencapaian dalam bidang transportasi harus digalakkan. Tanpa sebuah prestasi dan pencapaian, pemerintah hanya akan dipandang banyak bicara,” imbuhnya.

Kombinasi keduanya harus dilakukan beriringan karena komunikasi dibangun untuk mengetahui hal yang dibutuhkan masyarakat dan prestasi/pencapaian dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. (omy)

loading...