Angkasa Pura 2

25 Perusahaan Kerap Lakukan Pelanggaran Batas Muatan di Jalan Raya

Koridor SDMSabtu, 18 November 2017
Djoko Setijowarno

JAKARTA (Beritatrans.com) – Data yang tercatat di jembatan timbang di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) di berbagia daerah di Indonesia menyebutkan banyak   perusahaan yang mengoperasikan truk dan kendaraan berat yang menyalahi aturan  terutama melebihi batas muatan yang diizinkan.

Sebagian kendaraan justru tak masuk jembatan timbang sehingga tak diketahui jumlah muatan yang dibawa. Selain itu kasus jelas melanggaran aturan perundang-undangan di Indonesia.

“Ada 25 perusahaan yang kerap melakukan pelanggaran batas muatan di jalan. Lima diantaranya BUMN, yaitu PT Semen Indonesia, PT Pupuk Indonesia Holding Company, PT Semen Gresik, PT Petrokimia Gresik dan Perum  Perhutani,” kata Kepala Kab Transportasi Unika Soegijopranoto Semarang Djoko Setijowarno, ST, MTkepada Beritatrans.com di Jakarta, Sabtu (18/11/2017).

Menurut dia, BUMN sebaiknya bisa memberi contoh untuk tidak memaksakan kelebihan muatan. Dengan tidak memicu kerusakan jalan yangvlevih cepat dari usia yang ditentukan.

“Oleh karena itu, kelebihan muatan ini perlu dilakukan penindakan, baik secara hukum, ekonomi dan kesisteman,” jelas Djoko.

Dia menambahkan, sopir truk jangan dijadikan tumbal kelebihan muatan. Namun pemilik baranglah yang sebenarnya harus bertanggung jawab dan dapat dikenakan sangsi.

“Pembenahan standar operasional di UPPKB bisa segera dilakukan. Jangan sampai kasus-kasus pelanggaran muatan terus terjadi dan masyarakat yamg banyak dirugikan,” pinta Djoko.

Dikelola Kemhub

Kementerian Perhubungan (Kemhub) diamanahkan untuk mengoperasikan 141 UPPKB di seluruh Indonesia. Sebelumnya, mereka dikelola Pemda berdasar Perda masing-masing daerah.

“Kini pengoperasian jembatan timbang berdasarkan Permenhub. Nomor 134 Tahun 2015,  yang merupakan amanat UU No.22/2009 tentang LLAJ,” kata Djoko lagi.

Dia menambahkan, ketujuh UPPKB yang dioperasikan adalah 3 di Sumatera dan 4 di Jawa. “UPPKB Seumadam (Kab. Aceh Tamiang, NAD), UPPKB Sarolangun, Jambi) dan UPPKB Senawar Jaya (Kab. Musi Banyu Asin, Sumatera Selatan).(helmi)