Angkasa Pura 2

Suriawan Wakan Disebut-Sebut Bakal Dampingi Arief Wismansyah Pada Pilkada Kota Tangerang Tahun 2018

Bandara Figur SDMSelasa, 21 November 2017
IMG-20171121-WA0001

JAKARTA (Beritatrans.com) – Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah disebut-sebut akan mengambil pendamping dari kalangan profesional pada ajang Pilkada serentak tahun 2018 mendatang.

Dan sosok yang digadang-gadang akan diminta mendampingi Arief Wismansyah adalah Executive General Manager atau Kepala Cabang Bandara Soekarno Hatta, Suriawan Wakan digaet menjadi wakilnya pada periode 2018-2023.

M. Suriawan Wakan salah satu alumni STPI Curug yang sekarang menjabat sebagai Executive General Manager atau Kepala Cabang Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

Beliau yang masuk ke STPI Curug tahun 1989 dan wisuda pada tahun 1991 dengan mengambil jurusan Teknik Penerbangan yaitu prodi RTL angkatan ke 20 atau sekarang berganti nama menjadi prodi Teknik Listrik Bandara (TLB).

Satu tahun setelah lulus Tahun 1991, Suriawan Wakan diterima sebagai pegawai di kementerian Perhubungan dan ditempatkan di Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Dia bertugas menangani kelistrikan bandara. Sejarah memperlihatkan, dia menduduki kali pertama jabatan sebagai General Manager (GM) di bandara tersebut.

Setelah Bandara Raja Haji Fisabilillah dialihkan pengelolaannya dari Kementerian Perhubungan ke PT Angkasa Pura II, Suriawan Wakan memilih aliuh status sebagai pegawai PT Angkasa Pura II.

Alumni Terbaik STPI

Dilansir dari Beritatrans.com, Wakan mengaku tertarik betul menjalani pendidikan di STPI karena terinspirasi oleh tetangga di kawasan Jakarta Timur yakni Salahudin Rafi.

Sekadar info, Ir. Salahudin Rafi, MBA, merupakan alumni Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug, Tangerang tahun 1989. Dia pernah 2 kali menjabat sebagai direktur di PT Angkasa Pura II antara lain Direktur Pengembangan Kebandarudaraan dan Teknologi.

“Kayaknya gagah bener. Masa depannya juga cerah. Kalau pulang, Pak Rafi pakai baju seragam, pakai pangkat juga.”

Rafi dan Wakan adalah dua orang alumni STPI yang mampu mengukir karier cukup gemilang. Mereka masuk ke jajaran pimpinan teras BUMN Bandara di Tanah Air tersebut.

“Karenanya, setelah lulus dari SMAN 50, Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, saya langsung daftar ke STPI. Waktu dari Cipinang diantar kawan pakai motor ke Curug,” tutur Suriawan Wakan.

Pilihan kepada STPI, dia mengemukakan juga didorong oleh murahnya biaya pendidikan. “Dan tidak repot harus pergi dari rumah ke kampus. Kita cukup tinggal di kampus, belajar dan ditempa di sana. Kami taruna amat berterima kasih kepada Kementerian Perhubungan, terutama BPSDM Perhubungan,” ujarnya.

Ini membuktikan bahwa Lulusan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug diperhitungkan bukan hanya di dunia penerbangan khususnya tetapi di bidang yang lain juga.(helmi)