Angkasa Pura 2

Johnson: Jokowi Bangun Ribuan Kapal Sekaligus Buka Peluang Kerja Puluhan Ribu Pelaut

DermagaKamis, 23 November 2017
FB_IMG_1511414530156

BANYUASIN (BeritaTrans.com) – Kapal tol laut KM Kendhaga Nusantara 13 baru saja diluncurkan dari galangan kapal Mariana Bahagia, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Data spesifikasi kapal yang diluncurkan, Kamis (23/11/2017) pagi, itu memperlihatkan armada ini dioperasikan 25 anak buah kapal (ABK).

“Kapal ini dan kapal-kapal tol lait serta kapal perintis lainnya yang dibangun oleh Kementerian Perhubungan memang juga membuka pelaung kerja untuk pelaut-pelaut kita. Belasan ribu bahkan puluhan ribu peluang kerja,” ungkap Johnson W Sutjipto, pengusaha pelayaran dan galangan kapal.

Dia menuturkan ada ratusan bahkan mungkin ribuan kapal, yang dibangun oleh pemerintahan Jokowi dalam rangka membangun Tol Laut dan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Kapal itu pesanan dari Kementerian Perhubungan, KKP, Bakamla, dan Basarnas hingga Polri dan TNI.

“Itu artinya, pemerintahan Jokowi juga membuka peluang kerja bagi pelaut Indonesia. Karena kapal ini dioperasikan di dalam negeri, maka dapat dipastikan dioperasikan oleh SDM-SDM nasional,” tuturnya kepada BeritaTrans.com, tabloid mingguan BeritaTrans dan Aksi.id.

Karena itu, dia menuturkan sebaikmya operator kapal membuka kesempatan kepada pelaut-pelaut Indoensia yang masih menganggur. “Dan gaji mereka sesuai ketentuan perundangan yang berlaku,” tegas mantan kandidat Dirjen Perhubungan Laut itu.

KM KENDHAGA NUSANTARA 13
Kapal berbobot 100 TEUs pesanan Ditjen Perhubungan Laut itu diluncurkan Inspektur Wilayah IV Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan Imam Hambali didampingi Direktur Utama Yonhlee W Sutjipto.

Hadir dalam kesempatan tersebut pejabat dari Kementerian Perindustrian, Bea Cukai, Direktorat Polair Polda Sumatera Selatan, unsur TNI, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Palembang, marine inspector dari Ditjen Perhubungan Lait, Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), serta sejumlah eksekutif maskapai pelayaran.

Setelah Imam Hambali mengetukkan palu untuk memutus tali, kapal perlahan memasuki Sungai Musi. “Alhamdulillah,” tuturnya.

Kepada BeritaTrans.com, tabloid mingguan BeritaTrans dan Aksi.id, Imam mengutarakan pekerjaan kapal KM Kendhaga Nusantara 13 dapat diselesaikan sebelum tenggat waktu.

“Secara umum pekerjaan galangan Mariana Bahagia terhadap kapal pesanan Ditjen Perhubungan Laut berkatagori bagus. Dapat diselesaikan sebelum deadline,” cetusnya.

Sementara itu, Direktur Utama Mariana Bahagia Yonhlee W Sutjipto mengemukakan sebagian besar kapal itu dikerjakan dengan menggunakan komponen lokal.

“Kapal ini dikerjakan oleh putra-putri terbaik dari Sumatera Selatan, termasuk Banyuasin dan Palembang,” cetusnya. (awe).