Angkasa Pura 2

Kemhub Akan Tegakkan Aturan Angkutan Umum Online Secara Konsisten

KoridorSabtu, 25 November 2017
Menhub Stiker rame2

JAKARTA (Beritatrans.com) – Kementerian perhubungan berharap seluruh taksi online atau transportasi daring di Indonesia memenuhi syarat dan aturan sesuai PM No.108/2017.

Aturan tersebut antara lain, semua kendaraan taksi online memasang stiker di kaca kanan depan atas dan belakang bawah. Mengikuti uji KIR serta pengemudinya memiliki SIM Umum

“Secara berahap, Kemhub akan memberlakukan dan menegakkan aturan itu secara adil dan konsisten. Sebelum 1 Februari 2018 semua kendaraan taksi online sudah memenuhi syarat tersebut,” kata Menhub Budi Karya usai pemasangan stiker taksi online di Ancol, Jakata, Sabtu (25/11/2017).

Diharapkan, lanjut dia, seluruh unit Angkutan Sewa Khusus yang akan beroperasi dapat segera menempelkan stiker khusus ini pada kaca depan dan kaca belakang kendaraannya.

Dengan stiker tersebut, jelas Menhub didampingi Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Budi Setiyadi berarti taksi online iu sudah memenuhi syarat. Sudah dilakukan uji KIR, dan pramudinya memiliki SIM Umum.

Negara Hadir

“Semua itu merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran negara untuk rakyatnya,” jelas Menhub Budi Karya lagi.

“semua kendaraan yang dioperasikan untuk angkutan umum termasuk taksi online adalah laik jalan, dioperasikan pramudi profesional dan lainnya. Pemerirntah hardir dan memastikan angkutan umum online baik laik jalan dan memenuhi aspek keselamatan,” kata Budi Setiyadi menambahkan.

Selain itu, menurut Dirjen Hubdat, masing-masing dsaerah sampai akhir Desember 2017 sdah menetapkan besaran kuota taksi online di daeranya masing-masing.

Dengan begitu, papar Budi Setiyadi, taksi online bisa beroperasi. Sebaliknya, angkutan umum konvensional tetap hidup dan beroperasi secara baik dan memenui aspek keselamatan.(helmi)