Angkasa Pura 2

Kapal CMA CGM ke Tanjung Priok Potong Jalur Ekspor-Impor dan Hemat Biaya

DermagaSunday, 26 November 2017

JAKARTA (Beritatrans.com) – Upaya Ditjen perhubungan laut bersama PT Pelindo II khususnya JICT memotong jakur peayarandari Indonesia langsung ke negara tujuan mulai menunjukkan hasil. Para eksportir-importir Indonesia tak harus transhipment melalui Singapura atau pelabuhan lain di dunia, namun bisa langsung ke Jakarta.

Seperti dilansir akun @kemenhub151 disebutkan, CMA CGM kepanjangan dari Compagnie Maritime d’Affretement – Compagnie Generali Maritime, adalah perusahaan pelayaran terbesar ke-3 di dunia.

“April lalu, CMA CGM Otello bersandar di dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) & disambut pihak Kemenhub,” sebut akun resmi Kementerian Perhubungan itu.

Dikatakan, kehadiran secara liner kapal-kapal CMA CGM merupakan hasil kerjasama upaya kerjasama yang dilakukan PT Pelindo II dengan pihak CMA-CGM.

Dengan bersandarnya kapal CMA CGM ini menjadi momentum terbukanya layanan jasa angkut peti kemas Tanjung Priok langsung menuju negara ekspor tujuan tanpa transit.

Kehadiran kapal CMA CGM, bisa memotong jalur ekspor dan impor yang selama ini harus melalui Singapura ataupun Malaysia. “Biaya logistik pun bisa dihemat dan menguntungkan pelaku industri di Indonesia.”

Kehadiran kapal CMA CGM ini merupakan salah satu perwujudan kerja bersama dalam 3 tahun masa bakti pemerintahan Jokowi-JK.

Mereka adalah Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Hubla) untuk meningkatkan konektivitas dan layanan transportasi angkutan laut.(helmi)