Angkasa Pura 2

Ditjen Hubud Ingatkan Pentingnya Koordinasi Bagi Penyelenggara Penerbangan

Bandara KokpitSelasa, 28 November 2017
IMG-20171128-WA0007

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mengingatkan para penyelenggara penerbangan baik itu maskapai maupun pengelola bandara, Airnav, BMKG dan lainnya untuk tetap bekerjasama dan koordinasi dengan baik dan selalu mematuhi aturan yang berlaku.

Pasca letusan Gunung Agung Bali, penerbangan terkena dampak, Bandara I Gusti Ngurahrai setop operasi sementara hingga esok pagi sejak kemarin dan Bandara Lombok pagi ini sudah dibuka kembali pasca penutupan sementara kemarin (27/12/2017)

“Seluruh penyelenggara penerbangan untuk selalu memerhatikan layanan kepada penumpang, baik yang berada di Bali dan Lombok maupun bandara lain yang berhubungan dengan penerbangan ke Bali dan Lombok,” jelas Sekretaris Ditjen Hubud Pramintohadi Sukarno di Jakarta, Selasa (28/11/2017).

“Layanan kepada penumpang tetap harus dilakukan berdasarkan aturan yang berlaku. Dengan demikian penumpang akan merasa nyaman,” ujar Pramintohadi.

Untuk informasi lanjutan,  Ditjen Perhubungan Udara kata dia, akan selalu memberikan dan menyebarkan informasi aktual kepada masyarakat lewat semua saluran informasi Ditjen Hubud.

“Masyarakat juga bisa mencari dan memberikan informasi terkait dampak letusan Gunung Agung di daerahnya di media sosial Ditjen Hubud @djpu151 dan website BMKG,” tuturnya.

Masyarakat juga bisa melakukan update informasi melalui nomor telpon posko Gunung Agung  di di Bali dengan nomor 0361 9351011 ext 6300 dan di Lombok 0370 6157000 ext 888. (omy)