Angkasa Pura 2

Dirjen Hubdat: Persiapan Mudik Natal dan Tahun Baru 2018 Sekitar 75%

Emplasemen KoridorRabu, 29 November 2017
2017-11-29 22.02.18

JAKARTA (Beritatrans.com) – Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemhub) Irjen Pol Budi Setiyadi, SH, M.Si mengatakan, persiapan menjelang angkutan mudik Natal dan Tahun Baru 2018 sudah mencapai 75% lebih.

“Kini tinggal sinkronisasi dan koordinasi dengan instansi dan lintas kementerian dan lembaga (K/L) terkait yang perlu dioptimalkan,” kata Dirjen Budi Setiyadi menjawab Beritatrans.com di Jakarta, Rabu (29/11/2017).

Persiapan secara rinci akan disampaikan awal buan depan (Desember) setelah semua lengkap. Selain itu persiapan yang kita lakukan makin baik dan sudah mendapatkan approval dari Menko Kemaritiman dan Sumber Daya.

“Approval Menko Kemaritiman dan Sumber Daya ini perlu, karena persiapan dan pelaksanaan mudik Natal dan Tahun Baru 2018 melibatkan banyak intansi dari lintas kementerian,” kata dirjen Budi Setiyadi lagi.

Menurutnya, masalah mudik Natal dan Tahun baru 2018 bukan semua urusan Kemhub lebih Ditjen Perhubungan Darat. Seluruh subsektor transportasi bahkan lintas kementerian seperti Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan, Kementerian BUMN, Mabes Polri, PT Jasa Raharja, PT Jasa Marga, Pemda, operator transportasi dan lainnya.

“Mereka harus berkoordinasi dan bersinergi untuk memperkuat infrastruktur dan pelayanan kepada para pemudik menjelang akhir tahun 2017 itu. Semua harus berperan dan berkontribusi sesuai bidang tugas masing-masing,” pinta Dirjen Budi Setiyadi.

Fokus kerja Pemerintah terutama Ditjen Hubdat adalah bagaimana mudik Natal dan Tahun Baru 2018 makin baik, selamat, aman dan nyaman. “Jumlah kasus kecelakaan dan korban jiwa atau luka yang terjadi selama pelaksanaan mudik Natal dan Tahun Baru nanti makin kecil,” papar pati Polri itu lagi.

Tingkatkan Keselamatan dan Kenyamanan

Budi menambahkan, selama pelaksanaan mudik Natal dan Tahun Baru 2018, seluruh karyawan Ditjen Hubdat terutama di bagian operasional tak boleh cuti. Mereka harus turun ke lapangan dan memberikan pelayanan yang terbaik ke masyarakat yang akan merayakan Natal di kampung halaman atau mereka yang akan pergi ke sejumlah objek wisata di Tanah Air.

Untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pemudik, menurut Dirjen Budi Setiyadi, Pemerintah akan mengusahakan kendaraan mudik gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Selama ini, fasilitas mudik gratis baru disediakan untuk mudik Lebaran. Pada Natal dan Tahun Baru 2018 kita akan menyediakan mudik gratis meski jumlahnya belum bisa disebutkan sekarang,” kilah pejabat Kemhub itu.

Fasilitas mudik gratis pada mudik Natal dan Tahun Baru 2018 diharapkan mengurangi penggunaan mobil pribadi, atau naik kendaraan umum secara melebihi kapasitas.

“Dengan program mudik gratis, masyarakat lebih nyaman saat pulang kampung. Selain itu juga disiapkan armada dab pramudi yang baik, profesional dan siap melayani masyarakat sepenuhnya,” tegas Dirjen Budi Setiyadi.(helmi)