Angkasa Pura 2

Puslitbanghub Laut Selenggarakan FGD Studi Penyusunan Kompetensi TKBM

Dermaga LitbangThursday, 30 November 2017

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Puslitbang Perhubungan Transportasi Laut, Sungai, Danau, Dan Penyeberangan menyelenggarakan Fokus Group Discussion (FGD) Studi Penyusunan Standar Kompetensi Kerja Tenaga Kerja Bongkar Muat di Terminal Konvensional.

Studi ini menurut Kapuslitbanghub Laut Ahmad, menghasilkan rancangan standar kompetensi kerja Tenaga Kerja Bongkar Muat di Terminal Konvensional.

“Diharapkan rancangan standar ini akan menjadi standar Kompetensi Khusus dan ke depannya dapat disahkan menjadi standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI) setelah melalui tahapan pra konvensi dan konvensi,” jelas Ahmad, Kamis (30/11/2017).

Standar Kompetensi Kerja Tenaga Kerja Bongkar Muat di Terminal Konvensional saat ini, ditambahkannya, sangat diperlukan mengingat semakin meningkatnya tuntutan ketersediaan tenaga kerja bongkar muat (TKBM) berkualitas dan kompeten yang menangani langsung kegiatan bongkar muat barang di pelabuhan.

“Hal itu juga diperlukan, agar TKBM mampu menghadapi persaingan yang semakin tajam khususnya persaingan masuknya tenaga terampil asing di pelabuhan Indonesia terkait Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA),” imbuhnya.

Peningkatan kemampuan SDM TKBM di pelabuhan konvensional saat ini sangat diperlukan, agar diakui memiliki kompetensi pada bidangnya masing-masing guna menghindari marginalisasi TKBM lokal.

Selain itu sesuai dengan PM 152 no 152 tahun 2016 tentang penyelengaraan dan pengusahaan bongkar muat barang dari dan ke kapal yang menyebutkan bahwa TKBM, harus memiliki kompetensi di bidang bongkar muat yang dibuktikan dengan sertifikat. (omy)