Angkasa Pura 2

Survey YLKI: 67,11% Pengguna Jalan Tol Bekasi Barat Mau Beralih ke Angkutan Umum

KoridorKamis, 30 November 2017
IMG-20171130-WA0014

IMG-20171130-WA0015

JAKARTA (Beritatrans.com) – yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memaparkan hasil survey pengguna jalan di Tol Bekasi Barat. Hasilnya, 67,11% pengguna jalan mau migrasi atau beralih ke angkutan umum.

Demikian hasil survey YLKI yang dipaparkan di Jakarta, Kamis (30/11/2017).

Dalam paparan YLKI di Hotel Kaisar Jakarta tersebut, ikut hadir para pemangku kepentingan termasuk wakil dari Organda.

YLKI menyebutkan, pengguna jalan tol Bekasi Barat bersedia migrasi ke moda tranportasi publik (sebesar 67,11 %), atau mayortan mereka mau menggunakan kendaraan umum.

Selama ini, masyarakat dari Bekasi dan sekitarnya lebih suka menggunakan kendaraan pribadi. Di sisi lain, kegiatan pembangunan infrastruktur khususnya di ruas tol Jakarta-Cikampek membuat kapasitas jalan berkurang.

Akibatnya, memperparah kemacetan, khususnya sari ruas Tol Bekasi Barat – Jakarta

YLKI menambahkan, dari survey ke masyarakat di Beasi dan sekitarya, mereka mau migrasi dan beralih menggunakan kendaraan umum dengan beberapa catatan.

Pengurus DPP Organda, Kusuma Natali menambahkan, maoritas responsn bersedia beralih menggunakan kendaraan umum dengan beberapa catatan yang perlu segera ditambah,” katanya menjawab Beritatrans.com di Jakarta.

Sejunmlah catatan tersebut, lanjut Kusuma, adalah waktu tempuh kendaraan umum yang lama, ditekan lagi dengan menambah armada bus. Kedua, fasilitas dan perlengkapan di halte ditambah.

“Selama ini, waktu menunggu di halte yang lama. Halrer perlu ditambah AC, bila perlu ada toilet, sehingga pengguna angkutan umum saat menunggu lebih nyaman,” jelas Kusuma.

Ketiga, menurut Kusuma, perlu menambah jumlah bus. Selama ini, bus selalu penuh. “Untuk mengurangi kapadatan atau overload penumang, maka perlu ditambah busnya. Atau kapasitas ditambah lagi,” tegas Kusuma.(helmi)

loading...
Terbaru
Terpopuler
Terkomentari