Angkasa Pura 2

Batal Operasi 1 Desember, Menhub Minta Kereta Bandara Soetta Segera Layani Penumpang

EmplasemenSabtu, 2 Desember 2017
Kereta_Bandara_Soetta

SABANG (beritatrans.com) – Menteri Perhubungan, Budi Sumadi, meminta agar kereta api Bandara Soekarno-Hatta segera melayani penumpang karena menurutnya secara teknis sudah tidak ada masalah.

“Secara fisik, 25 November sudah selesai tapi masih ada yang harus dikoordinasikan,” kata Menhub Budi, di sela-sela Sail Sabang 2017, di Kota Sabang, Aceh, Sabtu (2/12/2017).

Menhub Budi meminta PT Kereta Api untuk menguji coba jatah waktu yang ada sehingga, seminggu ke depan kereta bandara sudah bisa beroperasi.

Mulai 1 Januari 2018, kereta api bandara akan mematok tarif Rp30.000 dengan rute Stasiun Bandara-Stasiun Sudirman Baru. Setelah beroperasi penuh, tarif yang diusulkan Rp100.000/orang/perjalanan.

Budi mengatakan, penentuan tarif dilakukan dengan memperhatikan nilai investasi PT Railink (operator kereta bandara) selain daya beli masyarakat.

Dia mengatakan, jika dibanding dengan taksi, tarif ini masih lebih murah sehingga diharapkan 30 persen penumpang pesawat menggunakan kereta api jika nanti kereta api beroperasi penuh dengan jarak antarkereta 15 menit.

Sebelumnya, Menhub Budi Karya mengatakan bahwa kereta Bandara Soekarno Hatta direncanakan mulai operasi 1 – 3 Desember 2017. Hal itu disampaikan oleh Menhub Budi Karya saat melakukan uji coba operasi dari Stasiun Manggarai menuju Stasiun Bandara Soekarno Hatta, Kamis (23/11/2017).

Menteri Perhubungan dalam uji coba ini didampingi oleh Dirjen Perkeretaapian Zulfikri, Direktur Prasarana DJKA Zamrides, Direktur Logistik dan Pengembangan PT KAI Budi Noviantoro, Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto, Direktur Operasi dan Teknik PT Railink Porwanto Handry Nugroho, dan Ka Daop 1 Jakarta Hendi Helmy.

Tarif KA Bandara Soekarno Hatta sendiri nanti akan di angka Rp 100.000, namun diberlakukan diskon 70% menjadi Rp30.000 pada awal operasi mulai 1-3 Desember hingga 31 Desember 2017. Hal ini dilakukan sebagai upaya sosialisasi penggunaan transportasi publik yang baru kepada masyarakat. (aliy/Sumber: antaranews.com)

loading...