Angkasa Pura 2

Jojo: Bandara Pandeglang Untuk Dukung Objek Wisata Tanjung Lesung

Bandara Destinasi KoridorSenin, 4 Desember 2017
IMG-20171204-WA0032

Tanjung Lesung Pandeglang

SERANG (Beritatrans.com) – Kementerian Perhubungan (Kemhub) mengaku tengah melakukan studi untuk pembangunan bandara di Pandeglang, Banten. Bandara tersebut diharapkan bisa mendukung Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang.

“Bandara Pandeglang itu Sekaligus untuk mendukung pengembangan objek wisata di Tanjung Lesung.Tak jauh dari lokasi bandara itu juga ada Taman Nasional Ujung Kulon yang juga tak kalah menariknya bagi wisatawan,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenhub Sugihardjo di Kampus UIN Suptan Maulana Hasanudin Serang, Senin (4/12/2017).

“Pembangunan kawasan wisata harus didukung oleh akses transportasi. Kami sedang kaji pembangunan bandara di Pandeglang untuk mendukung wisata di Tanjung Lesung,” jelas pria yang akrab disapa Jojo itu.

Pengembangan sektor pariwisata cukup menjanjikan bagi Indoensia. Selain kaya objek wsata, sektor ini juga menjanjikan pemasukan devisa bagi negara. Selain itu juga mendorong pengembangan sekonomi dan masyarakat setempat. “Apalagi, Tanjung Lesung masuk salah satu objek wisata prioritas untuk dikembangkan di masa mendatang,” sebut Jojo.

Soetta Fokus Penerbangan Internasional

Sekjen Kemhub itu menjelaskan sebenarnya Banten sudah punya bandara besar yaitu Soekarno-Hatta di Tangerang. Namun, bandara tersebut diprioritaskan untuk tujuan internasional. Selain itu, jaraknya dari Pandeglang juga cukup jauh.

DJojo berharap, dengan adanya bandara baru di Pandeglang, Banten dapat mempercepat pembangunan ekonomi di kawasan Banten bagian selatan.

Kehadiran Bandara pandeglang dan juga moda transportasi lain, sepeti kereta api, jalan tol dan lainnya ke wilayah Banten diharapkan bisa mengejar ketetinggalan pembangunan kawasan selatan Banten dengan pantai utara yang sudah demikian maju.

“Banten mempunyai banyak destinasi wisata yang unik dan layak dijual ke wisman. Masalahnya sekarang, bagaimana Pemerintah bisa memacu pembangunan itu dengan meyediakan infrastruktur yang cukup, seperti bandara, rel KA, jalan tol dan lainnya. Untuk daerah Banten selatan Pemerintah harus lebih banyak mengeluarkan investasi, karena masih dalam taraf pemngembangan,” tandas Jojo.(helmi)