Angkasa Pura 2

PENDIDIKAN VOKASI KEMENHUB TERAPKAN METODE LINK AND MATCH

SDMSelasa, 5 Desember 2017
Djoko pp al mubarok

SERANG (Beritatrans.com)- Pendidikan vokasi yang ada di Kementerian Perhubungan (Kemhub) menerapkan metode link and match di industri agar lulusan kita bisa engage dan bisa diterima di industri transportasi selain juga diterima di kepemerintahan. Demikian disampaikan

“Link and match dirintis perencanaanya pada saat sama-sama membuat kurikulum, sama sama menentukan standar perekrutan dan juga melakukan saat memberikan pandangan dan pada akhirnya setelah lulus ditempatkan di industri transportasi,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Djoko Sasono dalam siaran pers yang diterima Beritatrans.com, Selasa (5/12/2017).

Sebelumnya, Kepala BPSDMP Djoko Sasono mendampingi Sekretaris Jenderal Kemhub Ir. Sugihardjo, M.Sc berkunjung ke Pesantren Al Mubarok di Kota Serang, Banten.

“Oleh karenanya saya ingin mengajak santri dan santriwati untuk mau bekerja di bidang transportasi karena kalau berangkat dari pesantren biasanya mempunyai karakter mental siswa yang bagus dan kita berharap transportasi Indonesia lebih berkeselamatan dan barokah,” ujar Djoko.

IMG-20171204-WA0026

Sekolah Transportasi BPSDMP

Djoko juga menjelaskan Program pendidikan Perhubungan bahwa pembinaan teknis oleh BPSDMP memiliki program vokasional dari berbagai matra transportasi seperti darat, laut, udara dan perkeretaapian. Yang ingin jadi pelaut bisa sekolah di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), lokasinya di Marunda, Jakarta atau di Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) lokasinya di Mauk, Tangerang.

Yang mereka ingin jadi pilot atau tenaga ahli penerbangan, menurut Djoko, bisa sekolah di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia(STPI), lokasinya di Curug, Tangerang. Sementara, jika ingin jadi ahli transortasi darat bisa sekolah di Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), lokasinya di Cibitung.

“Semua bidang ini terbuka untuk adik-adik sekalian dan oleh karenanya jika ada yang ingin jadi pilot, nakhoda kapal, masinis kereta api kita punya beasiswa dan berharap adik – adik bisa memanfaatkan kesempatan ini,” tandas Djoko.(helmi)