Angkasa Pura 2

Sekolah Transportasi BPSDMP Siap Bermitra Dengan Pesantren

SDMSelasa, 5 Desember 2017
Jojo Bantenn

Jojo pp al mubarok1

SERANG (Beritatrans.com) – Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan (Kemhub) Sugihardjo mengatakan bahwa dengan pendidikan pesantren termasuk PP Al Mubarok, Kota Serang, Banten akan menjadi bekal kuat untuk menyongsong Indonesia yang maju. Indonesia ke depan butuh SDM yang unggul dan terampil tapi juga mempunyai dasar keimanan dan ketaqwaan yang kuat, sebagaimana umumnya alumni pesantren.

Sekolah-sekolah transportasi dibawah BPSDMP Kemhub, bermitra dan membangun sinergi yang baik dengan kalangan pesantren. “Para alumni pesantren termasuk PP Al Mubarok isa masuk menjadi taruna tranportasi, sesuai minta dan kemauan di berbagai matra yang ada,” kata kata Sekjen Kemhub Sugihardjo di depan ribuan santro PP Al Mubarok, Kota Serang, Banten, kemarin.

“Mereka adalah sosok SDM yang maju dan profesional, tapi tanpa kehilangan jati dirinya dengan spiritual kita yang tetap menjaga pluralisme atau kebhinekaan,”

Dengan kerjasama ini bisa terus terjalin dan tetapi tetap kita akan memberikan perhatian karena dalam dunia akademis ini paling utama adalah kejujuran dan sportifitas dan tidak bisa dengan alasan keberpihakan kita tidak jujur dan tidak sportif.

“Pendidikan yang paling mahal adalah kejujuran. Para santri juga harus belajar agar bisa memenuhi standar mininum, passing grade harus tetap dilewati.Saya percaya dengan apa yang dibekalkan dan diberikan dari pesantren ini, kita mempunyai harapan yang cerah terhadap masa depan bangsa,” papar pria yang akrab disapa Jojo itu.

Diklat Pemberdayaan Masyarakat

Program diklat di bawah pemberdayaan masyarakat dibebaskan dari biaya. Lokasi tersebar di 27 sekolah BPSDM Perhubungan diseluruh Indonesia. Diklat ini ditargetkan untuk masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, terutama di daerah terluar, terisolir, rawan bencana dan perbatasan, yang memiliki ijazah SLTP, SLTA atau sederajat, yang secara ekonomi tidak mampu dan berusia minimal 16 tahun.

Kemhub melalui Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP) selain menyelenggarakan diklat reguler, juga ada program diklat pemberdayaan masyarakat untuk tahun anggaran 2018 akan diberikan untuk 100.000 orang dalam bentuk diklat vokasi bidang transportasi.

Dari jumlah tersebut, juga aterbuka bagi para alumni pesantren di Tanah Air. Selama ini, banyak pesantren selain menyeleggarakan pendidikan juga mempunyai sekolah formal mulai SD, SMP, dan SMA/ SMK.

“Harapannya buat lulusan sejalan dengan perkembangan waktu dan teknologi lulusannya bisa meraih gelar pendidikan tertinggi karena vokasi itu dari pendidilan D1 sampai S3,” tandas Djoko.(helmi)