Angkasa Pura 2

GMF Jalin Kerja Sama dengan Pemda Muan dan TWA Aero Limited

Bandara KokpitRabu, 6 Desember 2017
IMG-20171206-WA0066

KOREA SELATAN (BeritaTrans.com) – Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMF) jalin kerja sama dengan Pemda Muan dan TWA Aero Limited Korea.

Direktur Line Operation GMF, Tazar Marta Kurniawan mengatakan, dengan ditandatanganinya MoU ini, menjadi titik terang baru dalam strategi pengembangan international footprint GMF.

“Sesuai rencana strategis GMF mengembangkan fasilitas MRO di wilayah Asia Timur, kami memilih Korea Selatan sebagai international footprint yang tepat.” Kata Tazar di Mun Korea Selatan, dalam keterangan resmi yang diterima BeritaTrans.com, Rabu (6/12/2017).

Tazar mengemukakan, pemilihan Korea Selatan sebagai wilayah pengembangan di Asia Timur dengan pertimbangan pasar perawatan pesawat Korea Selatan yang cukup menjanjikan.

Skala pasar perawatan pesawat Korea Selatan menduduki posisi keempat di regional Asia Pasifik setelah China, Jepang dan Australia.

Pertumbuhan armada Korea Selatan meningkat dari 180 menjadi 340 atau setara dengan 1,9 kali dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

“Ditambah lagi, dari jenis pesawat maskapai-maskapai di Korea Selatan, sebesar 93% pesawat adalah jenis-jenis pesawat dimana GMF sudah memiliki kapabilitas untuk melakukan perawatannya,” katanya.

Total biaya perawatan pesawat di wilayah Korea Selatan, sebesar US$ 1,5 miliar akan tetapi serapan dalam negeri Korea Selatan sendiri tidak lebih dari 46%.

Tazar menambahkan, dengan pengembangan fasilitas ini, GMF dapat membantu pengembangan industri MRO di Korea Selatan, sekaligus dapat mempererat hubungan dengan maskapai-maskapai di Korea Selatan.

“Tentu saja kami berharap dapat meningkatkan market GMF baik untuk fasilitas di Cengkareng maupun fasilitas di Korea Selatan yang akan dibangun ini. Pengembengan MRO di Korea ini kami harapkan dapat menjadi etalase GMF sehingga bisa memperluas serapan pasar perawatan pesawat dari Korea Selatan,” ungkapnya. (omy)