Angkasa Pura 2

Kemhub Ajak Kerja Bersama Stakeholder Capai Penerbangan Kelas Dunia

Bandara KokpitKamis, 7 Desember 2017
IMG_20171207_141852

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Setelah target meningkatkan aspek keselamatan penerbangan hingga level elite dunia tercapai, menurut Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso, sudah saatnya membawa penerbangan nasional go internasional dan menjadi penerbangan kelas dunia.

“Dampak dari kondisi keselamatan penerbangan Indonesia yang masuk elite dunia itu besar sekali. Hal tersebut menjadikan penerbangan Indonesia mendapat apresiasi dan menghadirkan trust dari dunia internasional bahwa Ditjen Hubud
selaku Regulator penerbangan Indonesia mampu mengawasi dan mengelola penerbangannya dengan baik,” ujar Agus dalam diskusi Indonesia Aviation to the world” di Markplus Conference ke 12 di Jakarta, Kamis 7 Desember 2017.

Dikatakan Agus, sebelumnya, dunia internasional agak cemas dengan perkembangan jumlah penumpang, jumlah pesawat dan jumlah penerbangan di Indonesia yang di atas 10 persen pertahun.

Dengan hasil nilai yang tinggi terkait efektifitas implementasi pengawasan keselamatan penerbangan dari ICAO, maka dunia Internasional saat ini menjadi percaya terhadap penerbangan Indonesia.

“Kita harus memanfaatkan momentum tersebut untuk membawa penerbangan nasional lebih tinggi lagi menjadi penerbangan kelas dunia. Salah satu contohnya dengan membuka larangan terbang (ban) dari Uni Eropa terhadap penerbangan Indonesia,” ungkapnya.

Setelah berhasil memimpin jajaran penerbangan Indonesia kembali ke tingkat elite dunia, target selanjutnya adalah mengabarkan dan meyakinkan kepada dunia Internasional terutama pada negara-negara Uni Eropa bahwa Indonesia sudah berada di level elite dunia.

“Saya akan memberikan kesadaran dan komitmen bahwa kami mengupayakan, merealisasikan dan akan menjaganya secara berkelanjutan. Dengan demikian kami yakin mereka akan membuka banned tersebut,” tutur dia.

Bersama-sama stake holder penerbangan, hari ini juga sekaligus dilaksanakan penandatangan Komitmen yang juga ditandatangani Dirjen Agus. (omy)