Angkasa Pura 2

Wahana Adhiguna Nilai 120 Perusahaan PO Bus

KoridorJumat, 8 Desember 2017
IMG-20171207-WA0024

IMG-20171207-WA0034

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Sebanyak 120 perusahaan PO Bus masuk dalam penilaian Wahana Adhiguna yang diselenggarakan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengemukakan, dari semua yang dinilai akan diberikan peringkat dari bintang 1 sampai bintang 5.

“Penghargaan Wahana Adhigana diberikan kepada Perusahaan Angkutan Umum yang sudah memenuhi persyaratan untuk memeroleh peringkat sesuai dengan pelayanan yang diberikan serta dinilai juga dari tingkat kepuasan konsumen,” jelas Budi di Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Pihaknya melaksanakan kegiatan penyusunan dan penilaian kinerja Perusahaan Angkutan Umum untuk pelayanan angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dengan pemberian sertifikat peringkat/rating kepada perusahaan Angkutan Umum pada 27 November 2017 bekerjasama dengan Markplus Indonesia.

“14 PO Bus berhasil meraih Penghargaan Wahana Adhiguna untuk peringkat bintang 4 dan bintang 5,” katanya.

Berikut peraih penghargaannya:

Kategori AKAP Ekonomi (Bintang 4):

1. PO DEWI SRI PUTRA

Kategori AKAP Non Ekonomi (Bintang 4):

1. PT. MAYA GAPURA INTAN;

2. PT. ROSALIA INDAH TRANSPORT;

3. PT. SARI GEDE PUTRA BANGSA;

4. PO. SINAMAR TRANSPORT;

5. PT. NAIKILAH PERUSAHAAN MINANG

Kategori Pariwisata (Bintang 4):

1. PO KURNIA;

2. PT. INDO TRANSPORT ABDIMAS;

3. PT. SELERA MASA JAYA ABADI

Kategori Pariwisata (Bintang 5):

1. PT. HIBA UTAMA;

2. PT. ROSALIA INDAH TRANSPORT;

3. PT. BINTANG ESTU TERANG;

4. PT. SARI GEDE PUTRA BANGSA;

5. PT. NAIKILAH PERUSAHAAN MINANG

Budi berharap, pemberian penghargaan Wahana Adhiguna ini membuat perusahaan angkutan umum lebih bergairah lagi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sejalan dengan misi dari Ditjen Perhubungan Darat untuk meningkatkan kualitas pelayanan dari perusahaan tersebut.

“Kita juga berharap bagi masyarakat yang masih sering menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil dan sepeda motor untuk kembali menggunakan angkutan umum bus,” ungkap dia.

Lebih lanjut Budi mengatakan, kesempatan ini harus dimanfaatkan Perusahaan Angkutan Umum sebagai momentum meningkatkan daya tarik masyarakat untuk menggunakan angkutan bus kembali.

“Dari sisi fasilitas dan pelayanan bus-bus saat ini sudah bagus, tidak lagi seperti dahulu. Saya juga akan melakukan satu langkah lagi untuk memperkenalkan bus baru kepada masyarakat, seperti melalui pameran bus,” ujar Budi. (omy)