Angkasa Pura 2

Ini Strategi Pelni Untuk Menambah Kapasitas dan Tingkatkan Layanan Saat Nataru

DermagaMinggu, 10 Desember 2017
IMG-20171210-WA0016

MALANG (Beritatrans.com) – PT Pelni meningkatkan kapasitas pelayanan kapal penumpang menjelang angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2018 mendatang.  BUMN Pelni siap mendukung pemerintah sekaligus melayani masyarakat saat peakbseason akhir tahun 2017 nanti.

“Peningkatan kapasitas itu dilakuka  dengan dia cara yaitu menambah frekeuensi pelayaran dan melakuka  rerouting kapal ke beberapa pelabuhan yang diproeksikan bakal mengalami lonjakan menjelang Nataru,” kata  Sekretaris Perusahaan Pelni Didik Dwi Prasetyo kepada  pers di Malang, Sabtu  (9/12/2017) malam.

Selama angkutan Nataru, PT. Pelni (Persero) mengoperasikan 26 armada trayek Nusantara dan 47 armada k .apal perintis.  Pelni menyiapkan kapasitas angkut sebanyak  54. 567 penumpang perhari termasuk dispensasi untuk mengatasi permintaan yang cukup tinggi.

Dari 26 kapal penumpang Pelni menambah kapasitas angkut dengan cara rerouting dan resechedule kapal reguler. “Keterbatasan armada kami siasati dengan rerouting dan resechedule untuk menambah frekuensi, sehingga kapasitas dan frekuensi pelayaran pada suatu rute bisa lebih sering untuk mengangkut penumpang,” kata Didik.

Fokus Layani Mudik Nataru

Berikut kapal-kapal Pelni yang difokuskan untuk melayani mudik Nataru 2018. KM. Kelud, lanjut Didik melayani ruas Batam-Belawan dan deviasi ke Kijang (Tanjung Pinang) untuk menggantikan KM.

“Umsini. KM. Sinabung deviasi Serui untuk pelayanan Serui-Jayapura. KM. Lambelu Malayani wilayah tengah Balikpapan-Makasar-NTT,” kata Didik.

“KM. Tidar ruas Ambon-Sorong-Manokwari. KM. Umsini menambah rute Makasar-NTT. KM. Bukit Siguntang menambah ruas Makasar-NTT dan KM. Nggapulu ruas Ambon-Banda dan Tual,” jelas Didik didampingi Manager Humas dan CSR Pelni Akhmad Sujadi itu.

Adapun kapal-kapal tipe 1.000 penumpang (pax) terdiri KM. Leuser, tambah Sujadi dilakukan rescedul agar kapal tiba di Merauke pada H-1 sebelum Natal. KM. Lawit pada pra Natal dan setelah Tahun Baru 2018 melayani rute ke Padang, Gunung Sitoli dan Sibolga.

“Kapal berangkat dari pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada Rabu (20/12)  pukul 08.00,” papar Sujadi lagi.

Sedangkan KM. Sirimau deviasi Biak ke NTT. Sedangkan kapal tipe 500 pax,  KM. Wilis deviasi ke Rote untuk pelayanan ruas Kupang-Rote PP. (helmi)