Angkasa Pura 2

Jelang Natal dan Tahun Baru, Ditjen Hubdat Ramp Check Angkutan Barang

KoridorMinggu, 10 Desember 2017
IMG-20171210-WA0004

JAKARTA (beritatrans.com) – Jelang angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan melaksanakan ramp check kendaraan angkutan barang secara serentak di 24 Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) di seluruh Indonesia, Minggu (10/12/2017).

Dari 24 BPTD, dilakukan pemeriksaan terhadap 665 kendaraan dan dinyatakan lulus sebanyak 208 kendaraan atau sekitar 31,3%. Sedangkan sisanya ditilang dan baru diijinkan jalan apabila sudah memperbaiki kerusakan minor ataupun melengkapi surat-surat.

Ramp Check angkutan barang di Jakarta dilaksanakan di Pool PT. Puninar Logistik, Jl. Raya Cakung Cilincing.

“Salah satu faktor kecelakaan dari kendaraan yaitu kondisi kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis laik jalan,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi.

Pada saat Libur Hari Raya seperti Lebaran, Idul Adha, Natal maupun libur lainnya, memiliki karakteristik pergerakan masyarakat yang besar sehingga dikhawatirkan akan meningkatkan potensi kecelakaan di wilayah-wilayah tertentu apabila tidak diantisipasi.

Menurut Budi, kegiatan ramp check khususnya terhadap angkutan barang bertujuan untuk menurunkan kejadian dan fatalitas kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan barang.

“Selain itu juga mewujudkan komitmen para stakeholder untuk menerapkan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan sebagai sebagai kebutuhan dan tanggung jawab bersama,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan ramp chek, selain melibatkan personel dari Ditjen Hubdat, juga Penyidik Pegawai Negeri Sipil, Penguji Kendaraan Bermotor dari Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

“Pemeriksaan dilakukan terhadap tiga unsur, yaitu unsur administrasi, unsur teknis utama, dan unsur teknis penunjang untuk memastikan kendaraan yang diperiksa laik jalan,” kata Dirjen Budi.

Unsur Administrasi meliputi Kartu izin muatan, Kartu Izin STUK, SIM Pengemudi. Unsur Teknis Utama diantaranya terkait Sistem Penerangan, Sistem Pengereman, Badan Kendaraan, Ban, Perlengkapan dan Dimensi Muatan. Terakhir, unsur Teknis Penunjang yakni Pengukur Kecepatan, Sistem Penerangan, dan Badan Kendaraan, Perlengkapan Kendaraan.(aliy)

loading...