Angkasa Pura 2

Kalangan Buruh Desak JICT Kembalikan Jumlah TKBM 12 Orang / Regu

DermagaSelasa, 12 Desember 2017
IMG-20171212-WA0007-600x400

JAKARTA (BeritaTrans.com)
- Kalangan buruh bongkar muat petikemas minta agar jumlah anggota dalam satu regu di Jakarta International Container Terminal (JICT) dikembalikan seperti semula menjadi 12 orang/regu.

Ketua Serikat Pekerja Tenaga Kerja Bongkar Muat Indonesia (STKBMI), Ali Sumarto Selasa (12/12/2017) mengatakan dengan posisi seperti sekarang ini satu regu hanya beranggota 8 orang termasuk mandor membuat beban kerja TKBM sangat berat dan rawan terjadi kecelakaan.

Ali mengatakan kalau saja sistem bongkar muat di JICT mematuhi PM 11 Tahun 2007 pasal 13 yaitu penggunaan TKBM dalam satu regu maksimal 12 orang, beban kerja TKBM menjadi lebih ringan dan sekaligus dapat mengantisipasi kecelakaan kerja.

Dia mengatakan kalau 1 regu beranggota 12 orang pembagian tugas dapat di atur dengan mudah yaitu 7 TKBM di tempatkan di atas kapal dengan tugas 6 untuk buka lasing sisi laut dan sisi darat, satu orang bertugas
membuka lock (kunci) kontainer.

Sementara 4 TKBM berada di bawa untuk buka sepatu kontainer dan memasang rantai bagi kontainer over demention (OH/OW/OL).

Ali mengatakan empat tahun lalu saat jumlah anggota 1 regu 12 orang hampir tidak ada terjadi kecelakaan kerja di JICT, tapi sejak JICT memaksakan satu regu beranggota 8 orang kecelakaan sering terjadi.

Kasus masih hangat menimpa
seorang TKBM bernama Ardi (44) tahun, tewas tercebur ke laut saat buka lasing pada 6 Desember lalu.

Sebelumnya TKBM bernama Rian kakinya terlindas CC saat
tertidur karena kecapean kerja dan masih kanyak kejadian lagi.

Ali merasa kecewa dengan sikap Koperasi TKBM Priok yang mau saja menuruti manajemen JICT menciutkan jumlah anggota regu dari 12 menjadi 8 orang yang kenyataannya mengorbankan keselamatan buruh. (wilam)

loading...