Angkasa Pura 2

TKBM Lapor Kepala OP Priok: Koperasi Selalu Terlambat Bayar Upah

DermagaKamis, 14 Desember 2017
IMG-20171214-WA0008-600x400

JAKARTA (BeritaTrans.com)
- Sekitar 50 buruh mewakili 600-an Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) petikemas, Kamis ( 14/12/2017) ramai ramai mendatangi Kepala Otoritas Pelabuhan (OP) Tanjung Priok, Arif Toha.

Mereka melaporkan kinerja buruk Koperasi TKBM Pelabuhan Tanjung Priok yang selalu terlambat membayar upah buruh. Sekarang ini upah kerja tanggal 6 Desember belum dibayar Koperasi TKBM.

Padahal mereka (buruh) menuntut selesai kerja upah langsung dibayar seperti sebelum diberlakukan sistem upah borong.

Saat itu upah buruh langsung dibayar Terminal Petikemas sebagai pengguna jasa TKBM sementara Koperasi hanya menerima uang HIK.

Keterlambatan bayar upah buruh mulai terjadi sejak sistem upah bongkar muat petikemas di JICT, TPK Koja, NPCT One dan TPS Graha Segara dilakukan dengan sistem borongan dan pembayaran upah buruh ditangani Koperasi TKBM.

Selain TKBM pertemuan dengan Kepala OP Arif Toha juga dihadiri Wakil Ketua Koperasi TKBM Sutaji, Ketua Forum Serikat Pekarja /Serikat Buruh TKBM Mawi Rohani dan Ali Sumarto sebagai Ketua SP TKBMI yang anggotanya paling banyak menangani bongkar muat petikemas.

Dalam pertemuan dengan Kepala OP tersebut, perwakilanTKBM mengingatkan jika Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Tanjung Priok, H Suparman tidak mampu membayar upah tepat waktu agar menepati janjinya untuk mundur dari jabatan sebagai Ketua Koperasi.

Perwakilan TKBM mengungkapkan beberapa bulan lalu Suparman membuat pernyataan tertulis antara lain berbunyi mulai Senin (28/8/2017 ) upah buruh akan dibayar tepat waktu dan kalau tidak dia akan mundur dari jabatan.

Dalam pertemuan tersebut Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok Arif Toha mengatakan dia akan menghubungi Terminal Petikemas pengguna jasa TKBM agar mempercepat pembayaran upah buruh yang digaihkan Koperasi TKBM.

Arif Toha juga mendesak Koperasi TKBM menghubungi JICT untuk menanyakan invoice yang sudah diajukan agar segera dibayar. (wilam)