Angkasa Pura 2

18 Program Kinerja Prioritas Berhasil Dilampaui Ditjen Hubud

Bandara KokpitJumat, 15 Desember 2017
IMG-20170924-WA0040

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Sebanyak 18 program kinerja prioritas Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan berhasil melampauinya sepanjang tahun 2017.

Diantaranya, perpanjangan landasan pacu yang dikerjakan di delapan bandara yakni Binaka, Melak, Tanjung Haraoan, Nunukan, Haliwen, Oksibil, Sibisa, dan Sintang Baru.

“Pelapisan landasan pacu dilaksanakan di lima bandara antara lain Fi Tobing, Tanah Merah-Boven Digoel, Kep-Mappi. Kuabang-Kao, dan Bintuni,” jelas Direktur Bandar Udara Bintang Hidayat di Jakarta, Jumat (15/12/2017).

Ditjen Hubud juga telah membangun 12 bandara, menyubsidi angkutan udara untuk 178 rute, subsidi angkutan bahan bakar minyak (BBM) 9.205 drum, angkutan udara perintis kargo 12 rute, subsidi angkutan BBM kargo 1.571 drum.

Selanjutnya pembangunan tiga terminal bandara yakni Selayar, Timika, dan Mopah. Pemenuhan pagar di 127 bandara, menyediakan kendaraan PKP-PK 32 unit.

“Selain itu juga pengadaan airfield lighting system (AFI), pemenjban Resa dan Obstacle di enam bandara, dan menyelesaikan satu paket multiyear cotract pada pengadaan helikopter kalibrasi,” ungkapnya.

Ditjen Hubud juga telah mengembangkan bandara di daerah perbatasan di 29 lokasi dan pengembangan 59 lokasi bandara di daerah rawan bencana.

Pengembangan bandara pembuka daerah terisolit dan terakhir capaiannya yakni peningkatan kualitas inspektur penerbangan (rekomendasi ICAO dan FAA). (omy)

loading...