Angkasa Pura 2

Jadi Ketua Umum IAC, Salahudin Rafi Ingin Bangun Tiga Pilar Penerbangan di Indonesia

SDMMinggu, 17 Desember 2017
Rafi Ketum IAC

CURUG (Beritatrans,com) – Dosen senior STPI dan mantan Direktur PT Angkasa Pura (AP) II Salahudin Rafi terpilih menjadi Ketua Umum (Ketum) Ikatan Alumni Curug (IAC) periode 2017-2021. Rafi pun berjanji ingin memajukan dunia penerbangan Indonesia melalui wadah IAC.

Rafi, begitu biasa disapa, terpilih sebagai Ketua Umum AIC dalam Munas IAC ke-1 yang dihelat di Kampus STPI Curug, Tangerang, Banten, Minggu (17/12/2017).

Data dari Humas STPI menyebutkan, Rafi adalah salah satu alumni yang berhasil membangun karier cukup bagus dalam usia relatif muda.

Terakhir dia dipercaya menjadi direktur di AP II selama dua periode. Dan yang perlu diingat, disela-sela kesibukannya tersebut Rafi masih sempat mengajar dan ikut membesarkan sekaligus ikut mengajar di almamaternya itu.

Alumni PLP Curug (STPI) tahun 1989 ini mengalahkan empat kandidat ketum lainnya yakni Afen Sena, Anggono Raras, Tavip Wibowo, dan Tjoek Woeriantoko.

Munas I AIC dihadiri 115 peserta yang memberikan suaranya. Rafi meraih vote terbanyak yakni 83 suara disusul Anggoro Raras 18 suara, Afen Sena 9 suara, Taviv Wibowo 4 suara, dan Tjoek Woeriantoko 1 suara.

Rafi  IAC lg

Bangun Tiga Pilar Penerbangan

Dalam sambutan pidato kemenangannya, Salahudin Rafi menyatakan ingin memajukan dunia penerbangan di Indonesia dan kemajuan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug.

Sekjen IABI (Ikatan Ahli Bandara Indonesia) ini menyatakan, terpilih dirinya menjadi Ketum IAC bukan karena ambisi pribadi. Rafi bertekad ingin menyatukan para alumni STPI Curug.

“Kini saatnya kita bersatu padu merapatkan barisan demi kemajuan dunia penerbangan Indonesia,” sebut Rafi seperti dikutip angkasareviw.

Saat dikonfirmasi Beritatrans.com Minggu malam, Rafi dalam program kerjanya menekankan perlunya membangun dan memperkuat tiga pilar penerbangan (fundamental of aviation industry) yaitu air navigation services, airline, dan airport. “Dengan dukungan semua pihak, IAC optimis mampu memberikan kontribusi yang lebih besar,” aku dia.

“Ketiga pilar ini tidak bisa lagi dipisahkan. Dengan berdirinya IAC ini kita akan merobohkan dinding ego jurusan (course). Tidak ada lagi alumni-alumni course, tetapi sudah saatnya kita menjadi satu untuk memberikan perbaikan pada dunia penerbangan di Indonesia,” pungkas Rafi.

Sesuai ketetapan Sidang Munas IAC, Ketum IAC terpilih -Salahudin rafi- dalam satu bulan ke depan akan membentuk kepengurusan IAC.(helmi)

loading...