Angkasa Pura 2

Jelang Mudik Nataru, Kemhub dan Pihak Terkait Akan Hentikan Pengerjaan Proyek Fisik di Tol Jakarta-Cikampek

Aksi Polisi KoridorSelasa, 19 Desember 2017
IMG_20171219_180838

JAKARTA  (Beritatrans.com) – Kementerian Perhubungan (Kemhub) bekerjasama dengan instansi terkait akan menghentikan sementara pengerjaan pembangunan proyek fisik di ruas Tol Jakarta – Cikampek. Kebijakan itu diperlukan jelang puncak kepadatan arus lalu lintas pada masa angkutan mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2017 mulai akhir pekan ini.

“Kami sudah koordinasi dengan Ditjen Bina Marga dan PT Jasa Marga serta pihak terkait, disepakati mulai tanggal 22 Desember 2017 sampai 2 Januari 2018 mobilisasi material proyek dihentikan dan kalau ada dipasang seng-seng untuk menutup dirapihkan supaya kapasitas (jalan) tidak terlalu berkurang,” kata Sekretaris Jenderal Sugihardjo di Jakarta (19/12/2017).

Dikatakan Sugihardjo langkah ini diambil mengingat pada hari biasa pada ruas Tol Jakarta–Cikampek sudah terjadi kemacetan akibat adanya sejumlah proyek pembangunan di ruas tol tersebut. Selain itu dikatakan Sugihardjo bahwa nantinya akan perluasan gardu pelayanan untuk mendukung manajemen keselamatan di jalan tol.

Senada dengan hal tersebut, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi menjelaskan bahwa proyek pembangunan di ruas Tol Jakarta–Cikampek bukan berhenti secara total akan tetapi ada pemberhentian sementara mobilisasi material proyek dengan alat berat karena nanti akan mengganggu kapasitas jalan.

“Jadi itu sebentar diberhentikan tapi pekerjaan masih bisa berjalan jadi tidak mengganggu lalu lintas, pagar-pagar ada tiga titik penyempitan itu besok saya akan langsung ke lapangan untuk diperkecil kembali jadi dari 3 menjadi 4 lajur kembali,” ujar Budi.

Sugihardjo menambahkan terkait kondisi cuaca maka pihaknya telah berkoordinasi dengan Ditjen Bina Marga untuk menyiapkan alat berat di lokasi rawan bencana dengan begitu jika terjadi sesuatu mobilisasi alat berat bisa langsung ditangani.(helmi)