Angkasa Pura 2

Optimalkan Tol Laut, Ditjen Hubla Segera Ujicoba Aplikasi IMRK

DermagaKamis, 21 Desember 2017
FB_IMG_1493201708037

IMG_20171221_183729

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Optimalkan program tol laut Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Lalu Lintas Angkutan Laut (Ditlala) segera melakukan uji coba aplikasi Informasi Muatan dan Ruang Kapal (IMRK).

Aplikasi IMRK menurut Kasubdit Lalu Lintas Angkutan Laut Dalam Negeri Capt. Wisnu Handoko disiapkan untuk membantu pengendalian data pengguna subsidi berupa data lengkap perusahaan shipper/pengirim muatan dan penerima muatan.

“Rencananya awal Januari 2018 ujicoba akan dimulai,” jelas Wisnu kepada BeritaTrans.com, Kamis (21/12/2017) petang.

Untuk awal, IMRK kata dia, akan difungsikan hanya untuk angkutan tol laut saja. Namun ke depannya akan diterapkan pada angkutan laut komersil.

“Nantinya sistem IMRK juga akan tersambung dengan inaportnet,” tuturnya.

Penerapan IMRK disebutkan Wisnu ada beberapa tujuan. Antara lain untuk mengontrol data shipper dan consignee, proses shipping instruction, mengontrol jenis barang yang dimuat dan load factor.

Selain itu juga pihaknya serius menerapkan IMRK, guna pengaturan pembagian proporsi muatan antardaerah dan shipper.

“Manfaat dari IMRK juga akan berdampak pada kemugkinan praktik monopoli,” tuturnya.

Diakui Wisnu, dalam menjalankan program tol laut ini, masih ada kendala yakni bagaimana mengawasi distribusi agar tetap jalan. Dinas Perdagangan juga mengawasi agar harga tetap tidak berubah, mengacu harga eceran tertinggi (HET)

“Hal itu memang tidak bisa langsung dilakukan Kemhub, karena kami bertugas mengadakan angkutannya. Namun kami bisa bantu data pihak-pihak mana yang melakukan pengiriman barang dan menerima barang,” imbuh Wisnu.

Untuk itu Kemhub bersama-sama pihak dan instansi terkait terus berupaya meningkatkan koordinasi dan perbaikan serta pengembangan program tol laut, agar sesuai dengan harapan dan target tujuan. (omy)

loading...