Angkasa Pura 2

Bus Angkutan Umum Harus Dilengkapi Alat-Alat Keselamatan

Koridor OtomotifJumat, 22 Desember 2017
Martil di bus

JAKARTA (Beritatrans.com) – Setiap kendaraan yang dioperasikan untuk angkutan umum, baik reguler atau angkutan pariwisata harus dilengkapi dengan fasilitas dan alat-aat keselamatan.

Dalam kondisi darurat, penumpang bisa menggunakan alat tersebut untuk menyelematkan diri bahkan menolong sesama penumpang di dalam kendaraan naas itu.

Alat-alat keselamatan itu antara lain, martil pemecah kaca, alat pemadam kebakaran, dongkrak, serta obat-obatan secukupnya sesuai ketentuan UU. Jika sampai terjadi kecealakaan atau hal lain yang tak diinginkan bisa digunakan oleh penumpang atau para petugas guna menolong melakukan evakuasi para korban kevelakaan.

“Keberadaan martil pemecah kaca jendela pada setiap kendaraan angkutan bus merupakan bagian dari standar keselamatan. Untuk itu, para penyelenggara layanan angkutan bus diwajibkan melengkapi armadanya dengan alat penunjang keselamatan berupa martil tersebut,” sebut akun @kemenhub151 yang dikutip beritatrans.com di Jakarta, Jumat (22/12/2017).

Apabila dalam keadaan darurat dan pintu kendaraan sulit dijangkau, menurut cuitan akun tersebut, penumpang bisa memecahkan kaca dengan martil berujung runcing untuk keluar dari bus.

Atruan mengenai kelengkapan dan fasilitas keselamatan itu diatur dalam UU No.22/2009 tentang LLAJ dan aturan pelaksanaannya. Kementerian Perhubungan khususnya Ditjen Hubda komit untuk menegakkan atura serta meningkatkan keselamatan di jalan raya.(helmi)