Angkasa Pura 2

Kemhub Beri Penghargaan Wahana Adhiguna Perusahaan Angkutan Umum

KoridorSabtu, 23 Desember 2017
IMG-20171222-WA0106

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Darat memberikan penghargaan Wahana Adhigana bagi perusahaan angkutan umum.

Hal itu dilakukan guna mendorong angkutan umum terus melakukan pembenahan internal dan meningkatkan kualitas layanan dalam berbagai aspek.

“Terutama keamanan dan kenyamanan penumpang dalam menggunakan jasa transportasi bus,” tegas Dirjen Budi di Jakarta, Jumat (22/12/2017).

Penghargaan yang diberikan pemerintah, kata dia, bukanlah sekadar sertifikat yang dipigura kemudian dipajang di kantor. Ada aspek filosofis yang terkandung dalam penghargaan yang diberikan, yaitu pendorong semangat untuk meningkatkan pelayanan lebih baik lagi.

Dirjen Budi meminta agar perusahaan angkutan umum tidak membiarkan kendaraan beroperasi dalam kedaan tidak laik.

“Tahun depan semua perusahaan angkutan umum harus ber-AC. Karena begitu kita memperbaiki pelayanan, yang menikmati adalah masyarakat sebagai konsumen. Kita harus berikan pelayanan terbaik pada masyarakat,” tutur Budi.

Sejak tahun 2016, Kemhub telah mencanangkan Bus Pelopor Keselamatan bekerjasama dengan Korlantas Polri, DPP Organda dan PT Jasa Raharja. Dengan kegiatan tersebut diharapkan dapat tercipta sebuah standarisasi terukur terhadap kualitas layanan yang harus dimiliki oleh perusahaan angkutan umum untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap jasa transportasi bus.
“Selain itu juga diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memillih jasa angkutan umum yang aman, nyaman, dan dapat memenuhi keinginan pelanggan dalam bertransportasi,” imbuh Budi.

Dalam pelaksanaannya, Ditjen Hubdat bekerjasama dengan PT Markplus Indonesia melakukan riset dan pengamatan terhadap kinerja perusahaan angkutan umum baik secara internal maupun eksternal. Melalui hasil kegiatan ini diharapkan masyarakat umum akan lebih mudah untuk melihat kualitas perusahaan angkutan umum dan menentukan pilihan untuk menggunakan bus dalam melakukan perjalanannya.

Disisi lain, sistem penilaian ini bertujuan untuk mengembalikan atmosfer persaingan sehat di antara para perusahaan angkutan umum sehingga mereka dapat terus berbenah dalam memberikan layanan terbaik pada masyarakat.

Tahapan Penilaian

Sedangkan Direktur Angkutan dan Multimoda Cucu Mulyana menyampaikan bahwa setelah dilakukan penilaian kemudian dilakukan penyerahan sertifikat pemeringkatan yang dilaksanakan dalam tiga tahap.

Tahap I dilaksanakan pada 30 Oktober 2017 dengan 50 perusahaan angkutan umum. Tahap II dilaksanakan pada 27 November 2017 dengan 60 perusahaan angkutan umum.

“Dan tahap III ini dari jumlah 67 perusahaan angkutan umum yang diundang, hadir 37 perusahaan angkutan umum,” kata Cucu.

Pada penyerahan penghargaan Wahana Adhigana Tahun 2017 Tahap III ini beberapa perusahaan angkutan umum berhasil mendapatkan peringkat tertinggi.

Untuk perusahaan angkutan umum AKAP Ekonomi kategori bintang 4 adalah DAMRI ST Bandara Soetta (DKI Jakarta); PT. Mawar Jaya Sejahtera (Jawa Timur); PT. Harapan Jaya (Jawa Timur).

Untuk perusahaan angkutan umum AKAP Non Ekonomi kategori bintang 4 adalah PT. Gunung Harta Transport Solution (Bali); Perum DAMRI (DKI Jakarta); PT. Bhineka Sangkuriang Transport (Jawa Barat); Perum DAMRI Pontianak (Kalimantan Barat); DAMRI ST Bandara Soetta (DKI Jakarta); dan PT. Harapan Jaya (Jawa Timur).

“Sedangkan untuk perusahaan angkutan pariwisata, kategori bintang 5 adalah PT. Karya Setiawan Ekatama (Jawa Timur); PT. Bhineka Sangkuriang Transport (Jawa Barat); DAMRI ST Bandara Soetta (DKI Jakarta); PT. Rukun Jaya (Jawa Timur); dan PT. Putra Luragung Sakti (Jawa Barat),” pungkas Cucu. (omy)