Angkasa Pura 2

Konsumsi BBM Pertamina Naik 10% Selama Arus Mudik Natal 2017

Another NewsSenin, 25 Desember 2017
SPBU_Pertamina_Baru-2016

JAKARTA (Beritatrans.com) –
PT Pertamina (Persero) mencatat bahwa dalam kurun waktu 18-24 Desember 2017 atau selaama arus mudik Natal konsumsi bahan bakar minyak (BBM) naik 10% dibandingkan hari-hari biasa.  Masyarakat terbukti lebih berminat membeli  BBM berkualitas dibandingkan BBM subsidi.

“Kepedulian konsumen terhadap BBM berkualitas dapat dilihat dari tingginya minat masyarakat mengonsumsi BBM non subsidi berkualitas seperti Pertalite, Pertamax, dan Dexlite yang semakin meningkat,” kata VP Corporate Communications Pertamina, Adiatma Sarjito dalam keterangan tertulisnya yang diterima Situsenergy.com di Jakarta, Senin (25/12/2017)

Dikatakan,  Pertamina mengucapkan terima kasih atas kepercayaan konsumen terhadap produk BBM Pertamina. “Tentunya, Pertamina akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan ketersediaan BBM untuk memenuhi kebutuhan konsumen terutama di masa periode libur Natal dan Tahun Baru ini,” jelas  Adim sapaan akrab dia.

Ia menjelaskan bahwa rata-rata penyaluran BBM non subsidi jenis Pertalite mengalami lonjakan signifikan mencapai sekitar 49 ribu Kilo Liter (KL) per hari atau meningkat 43 persen dibandingkan periode Satgas 2016. “Jika dibandingkan konsumsi rata-rata pada kondisi normal di tahun 2017 yang berada pada kisaran 45 ribu KL per hari, maka penyaluran Pertalite selama periode 18-24 Desember 2017 mengalami kenaikan 9 persen,” papar Adim lagi.

Sementara,  dia menuturkan, rata-rata penyaluran BBM nonsubsidi jenis Pertamax mencapai lebih dari 17 ribu KL per hari atau sekitar 20 persen di atas periode Satgas 2016. Apabila dibandingkan konsumsi rata-rata pada kondisi normal sekitar 16 ribu KL per hari.

Konsumsi Pertamax Naik 8%

Khusus penyaluran Pertamax, papar Adim, selama periode 18-24 Desember 2017 mengalami kenaikan lebih dari 9 persen.

Adim juga menambahkan bahwa Pertamina Dex juga diminati konsumen pengguna kendaraan bermesin disel. BBM non subsidi jenis Pertamina Dex ini rata-rata penyalurannya mencapai lebih dari 570 KL per hari atau meningkat sekitar 17 persen dibandingkan periode Satgas 2016.

Jika dibandingkan kondisi normal yang berada pada kisaran 531 kiloliter per hari, maka penyaluran Pertamina Dex selama periode 18-24 Desember 2017 mengalami kenaikan 8,7 persen.

“Lonjakan yang sangat signifikan terjadi untuk BBM non subsidi jenis Dexlite,” ujarnya.

Rata-rata penyaluran BBM non subsidi jenis Dexlite menembus angka 1.900 KL per hari atau sekitar 156,1 persen dibandingkan periode Satgas 2016.

Jika dibandingkan dengan kondisi normal yang berada pada kisaran 1.600 KL per hari, maka penyaluran Dexlite selama periode 18-24 Desember 2017 mengalami kenaikan sekitar 17 persen.(helmi)