Angkasa Pura 2

Kemhub Gelontorkan PSO Kereta Api Rp2,3 Triliun

EmplasemenKamis, 28 Desember 2017
IMG_20171228_165018

IMG_20171228_164950

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perkeretaapian menggelontorkan dana Public Service Obligation (PSO) kereta api kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) senilai Rp 2.390.714.492.000.

Penandatangan kontrak PSO dilaksanakan oleh Dirjen Perkeretaapian Zukfikri dan Direktur Utama KAI Edi Sukmoro di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Kamis (28/12/2017).

“Dengan adanya penambahan PSO ini maka diharapkan masyarakat akan semakin aman dan nyaman menggunakan KA,” tutur Zukfikri.

Kenaikan PSO tahun 2018 ini kata dia meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun lalu senilai Rp2,09 triliun. Masa berlaku PSO hingga 31 Desember 2018 dan akan dimulai pada 1 Januari 2018.

Zulfikri menambahkan bahwa serapan PSO tahun ini cukup baik dan hampir tidak ada selisih. Hingga 20 Desember Rp2,06 triliun.

“Penandatanganan kontrak PSO merupakan bentuk kewajiban pelayanan publik yang dilaksanakan Kemhub kepada masyarakat pengghna jasa KA yang ditugaskan kepada KAI,” tutur dia.

Pada kontrak PSO 2018 tersebut, lintas layanan kereta api kelas ekonomi yang memeroleh PSO jumlahnya sama dengan tahun ini.

“Keselamatan dalam penyelenggaraan perjalanan KA sesuatu yang tidak bisa dikompromikan, untuk itu operator harus memerhatikan betul,” pungkas Zukfikri. (omy)