Angkasa Pura 2

Studi Pemilihan Tipe Pesawat Udara dan Pembuatan Hub and Spoke Bandar Udara Diserahterimakan Pada Pemda Papua

Bandara Kokpit LitbangKamis, 28 Desember 2017
IMG-20171228-WA0011

IMG_20171228_102131

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Hasil Studi “Pemilihan Tipe Pesawat Udara dan Pembuatan Hub and Spoke Bandara Udara untuk Penurunan Disparitas Harga Logistik di Papua” Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub) Kementerian Perhubungan (Kemhub) diserahterimakan kepada Pemda Papua dan Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) di Papua.

Mereka yang menerima adalah Bupati Yahukimo, Kepala Dinas Perhubungan Papua, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Papua, Kepala UPBU Wamena, Kepala UPBU Nop Goliat-Dekai, Kepala UPBU Mozes Kilangin-Timika, Kepala UPBU Mopah, Kepala UPBU Sentani-Jayapura, dan Kepala UPBU Bandar Udara Ilaga.

Kepala Badan Litbanghub Umiyatun Hayati Triastuti turut menyaksikan penyerahan hasil studi yang dilakukan Kepala Puslitbang Transportasi Udara M. Alwi kepada perwakilan Pemda dan UPBU.

Dalam sambutannya, Kepala Badan Litbanghub menyampaikan bahwa studi dan penelitian yang dilakukan para peneliti bukan sekadar pelaksanaan saja namun sebagai kewajiban bagi seluruh peneliti di Balitbanghub.

“Penelitian inline dilaksanakan sesuai dengan arah kebijakan Pimpinan dan Menteri Perhubungan,” ujar Kepala Badan Litbanghub di Jakarta, Kamis (28/12/2017).

Saat ini terdapat sedikitnya 100 peneliti Balitbanghub untuk transportasi udara, laut, darat, dan perkeretaapian.

“Karena sudah dianggarkan dan menjadi kewajiban kita untuk memanfaatkan penelitian dengan serius bukan sekadar untuk kenaikan KUM,” tegas Kepala Badan Litbanghub.

Dengan penyerahan hasil studi ini, menurut Kepala Badan Litbanghub dapat menjadi referensi dan masukan untuk menentukan kebijakan strategis dan standar operasi prosedur (SOP).

Selain satu Studi besar di atas, terdapat tiga studi besar yang lain dilakukan secara swakelola antara para peneliti dengan para praktisi dan akademisi di bidang penerbangan.

Diantaranya adalah Penelitian “Evaluasi Kinerja Otoritas Banda Udara I s/d X dalam Pengawasan Keamanan dan Keselamatan Penerbangan di Bandar Udara”.

Selanjutnya Penelitian “Sarana dan Prasarana Serta Rute Penerbangan-Penerbangan di Wilayah Jawa Bagian Selatan” dan Penelitian “Evaluasi Kinerja Sekolah Penerbangan sesuai dengan Casr 141 di Indonesia”. (omy)