Angkasa Pura 2

Harunya Doa Bersama bagi Korban KM Zahro Express di Pelabuhan Kaliadem

DermagaMinggu, 31 Desember 2017
IMG-20171231-WA0053

IMG-20171231-WA0056

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Malam ini tepat satu tahun sudah terlewati musibah terbakarnya KM Zahro Express di perairan Kepulauan Seribu yang membawa ratusan wisatawan dan menelan korban jiwa sebagian penumpangnya.

Mengenang peristiwa memilukan itu, KSOP Kelas V Muara Angke, Jakarta Utara menggelar Doa Bersama bagi Korban KM Zahro Express di Pelabuhan Kaliadem, Ahad (31/12/2017) malam.

Bersama TNI – POLRI dan Instansi, Serta masyarakat setempat wilayah Pelabuhan Kali Adem – KSOP Muara Angke, menurut Kepala KSOP Muara Angke Capt. Wahyu Prihanto dengan hikmat mengenang peristiwa itu sembari memanjatkan doa-doa.

“Koordinator/perwakilan dari Syahbandar Utama Tanjung Priok, PLP Tg. Priok, OP Tg. Priok, Navigasi Tg. Priok, KSOP Sunda Kelapa, KSOP Kepulauan Seribu juga turut hadir pada acara ini,” jelas Capt. Wahyu.

IMG-20171231-WA0054

Dia mengajak bersama-sama berdoa Untuk mengenang tragedi Kecelakaan Kapal KM Zahro Express penumpang Kepulauan Seribu baik Penduduk maupun Pariwisata.

“Semoga sinergi, kekompakan, kebersamaan, dalam Kerja Kerja Kerja, tidak mengenal lelah, untuk kemanusiaan tetap solid dalam keadaan dan niat ikhlas karena Allah SWT,” imbuh dia.

Dia juga bersyukur bahwa cuaca cerah dan doa bersama berjalan dengan lancar sesuai rencana tanpa satu halangan apapun.

Sesuai Rapat Koordinasi Agenda Malam Tahun Baru 2018 ditambahkannya, dari Kita untuk Kita oleh Kita. Acara doa bersama dimulai dengan pengajian dan tahlil.

Wahyu berharap, peristiwa seperti terbakarnya KM Zahro Express tidak akan pernah terulang kembali. Untuk itu, pengawasan, kontrol, dan evaluasi keselamatan pelayaran harus senantiasa dilakukan.

“Keselamatan adalah harga mati yang tak bisa ditawar,” pungkas Wahyu. (omy)