Angkasa Pura 2

Ditjen Hubdat Batasi Usia Kendaraan Untuk Angkutan Umum

Koridor OtomotifSenin, 8 Januari 2018
Bus Pariwisata

JAKARTA (Beritatrans.com) – Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat), Kementerian Perhubungan (Kemhub) Budi menegaskan adanya pembatasan usia kendaraan angkutan umum di Tanah Air.

Kebijakan ini dimaksudkan untuk menjaga dan meningkatkan keandalan angkutan umum, karena armada yang dioperaskan masih mudah dan kondisi firimya relatif bagus.

“Untuk angkutan pariwisata yakni 10 tahun dan angkutan antarkota dan antararprovinsi (AKAP) serta antarkota dalam provinsi (AKDP) maksimal 25 tahun,” ungkap Dirjen Budi di Jakarta, Senin (8/1/018).

Bus AKAP

Menurut dia, pembatasan usia seperti bus pariwisata atau tidak dalam trayek ini untuk keselamatan transportasi dan peningkatan pelayanan kepada para wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Diakui Dirjen HUbdat, bahwa dari pihak Organda masih meminta tambahan usia menjadi 15 tahun untuk angkutan pariwisata. Namun begitu, papar Dirjen masalah itu masih dipertimbangkan belum diputuskan.

Sementara bagi bus pariwisata yang sudah memasuki batas usia 10 tahun, maka kata Dirjen Budi dapat memanfatkan busnya untuk angkutan karyawan atau AKAP dan AKDP.

“Selanjutnya untuk armada pariwisatanya diremajakan kembali dengan penyediaan bus baru,” tandas Diren Hubdat.(helmi)