Angkasa Pura 2

Bekali Satker, Dirjen Budi Berharap Penyerapan Anggaran 2018 Capai 95%

KoridorSelasa, 9 Januari 2018
IMG-20180109-WA0056

JAKARTA (Beritatrans.com) – Penyerapan Anggaran Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemhub) tahun 2017 adalah 88,69%. “Saya harap di 2018 bisa ditingkatkan, minimal 95%,” kata Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Budi Setiyadi pada saat Pembekalan Teknis dan Sosialisasi Inputing Aplikasi E-Planning di Jakarta (9/1/2018).

Oleh karena itu, lanjut dia, seluruh rencana kegiatan di masing-masing Satuan Kerja (Satker) bisa dilaksanakan seefektif dan seakuntabel mungkin serta bermanfaat bagi masyarakat.

Pagu Alokasi Anggaran 2018 Ditjen hubdat adalah 4,6 triliun (4.582.007.686) yang terdiri dari: Kegiatan Setditjen Hubdat meliputi: deregulasi peraturan (PM 189 Tahun 2015); Pencatatan Aset Terminal dan Jembatan Timbang; Pelaksanaan Wahana Tata Nugraha (WTN); Blue Print Teknologi Informasi Transportasi Darat.

Kegiatan Direktorat Sarana: Pengembangan Kapal Sungai, Danau dan Penyeberangan; Uji Berkala Swasta; Pemenuhan Target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Kegiatan Direktorat Prasarana: Penerapan Standar Operasi Prosedur (SOP) Terminal Tipe A, Jembatan Timbang dan Pelabuhan Penyeberangan; Kerjasama Pemanfaatan Aset. Direktorat Lalu Lintas: Peningkatan Pelaksanaan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin); Peningkatan Fasilitas Perlengkapan Jalan.

Direktorat Angkutan dan Multi Moda: Penyelesaian Pola Subsidi Tahun Jamak; Pengadaan 420 bus; Pelaksanaan LDF (Long Distance Ferry); Implementasi PM 108/2017; Bus Pelopor; Dukungan pada ASEAN GAMES 2018; Direktorat Pembinaan Keselamatan: Peningkatan Kerjasama dengan mitra binkes; Peningkatan Giat Pengemudi Teladan; Rampcheck dan E-Tilang.

Cek Kesiapan Satker

Dirjen Budi pun mengecek satu persatu kesiapan masing-masing satker Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) terkait kegiatan untuk tahun anggaran 2018. Saat ini Ditjen Perhubungan Darat memiliki 25 BPTD yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan Satuan Pelayanan Terminal Penumpang Tipe A dan Jembatan Timbang dibawah koordinasinya.

Dirjen Budi juga menyampaikan kepada Kepala BPTD bahwa sebelum melaksanakan program, satker harus mempersiapkan infrastrukturnya, mempersiapkan dokumennya, dan juga kondisi lahannya.

“Kita lebih mudah membangun fisik dari yang masih nol daripada yang sudah ada bangunannya. Oleh karena itu, jika masih ada yang belum clear data dukungnya lebih baik di revisi dari sekarang untuk kegiatan lain yang dapat bermanfaat bagi masyarakat,” jelas pejabat Kemhub itu lagi..

Target dan prioritas pembangunan sektor transportasi darat 2018 antara lain: Penyelesaian Proyek KDP (Konstruksi Dalam Pengerjaan), Penyelesaian kegiatan Kontrak Tahun Jamak (Multiyears Contract Project); Penyediaan Operasional Angkutan Keperintisan.

Selain itu juga Dukungan Proyek Strategis Nasional pada Kawasan Strategis Nasional Pariwisata (KSPN) yaitu Mandalika di NTB dan Danau Toba di Sumatera Utara; Dukungan Proyek Strategis Nasional pada Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Berupa Terminal Barang; Peningkatan Keselamatan Transportasi Darat; Peningkatan Kapasitas Sarana Perhubungan Darat; dan Peningkatan Prasarana Perhubungan Darat.(helmi)

loading...