Angkasa Pura 2

KAI Angkutan Barang Perlu Tingkatkan Integrasi Antarmoda

EmplasemenSelasa, 9 Januari 2018
IMG-20180110-WA0005

IMG-20180110-WA0007

JAKARTA (BeritaTrans.com) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) khusus angkutan barang menurut Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Logistik, Multimoda, dan Keselamatan Transportasi Cris Kuntadi perlu meningkatkan integrasi antarmoda yang mempermudah pengguna jasa dan berdampak pada peningkatan jumlah angkutan dengan kereta api (KA).

“KAI agar menyediakan angkutan antarmoda dari dan ke stasiun, agar pola door to door bisa tercapai dengan lebih ekonomis dan efisien. Anak perusahaan (Kalog) bisa ditugaskan untuk investasi alat angkut dari dan ke stasiun atau menggandeng pelaku usaha truk yang sudah ada,” jelas Cris di Jakarta, Selasa (9/1/2018).

Dia juga menyarankan agar KAI terus melakukan analisis terhadap angkutan barang supaya bisa kompetitif seperti angkutan di darat.

Langkah yang dapat diambil menurut Cris diantaranya dengan menetapkan penurunan tarif angkutan yang dinilai masih lebih mahal dari angkutan jalan dengan truk.

IMG-20180110-WA00020

“Pola angkutan door to door juga lebih ditingkatkan dari daripada station to station dengan memanfatkan integrasi antarmoda,” paparnya.

KAI ditambahkan Cris juga dapat menerima masukan dan saran untuk peningkatan layanan angkutan barang dari berbagai pihak terkait.

“Misalnya melalui pelaksanaan FGD (Focus Group Disscussion) yang hasilnya bisa ditemukan solusi-solusi terbaik untuk angkutan barang dengan KA,” tutup Cris. (omy)