Angkasa Pura 2

Pertamina dan AKR Corporindo Dipilih Bukan Melalui Proses Tender

EnergiSelasa, 9 Januari 2018
Sofyano BBM

JAKARTA (Beritatrans.com) – Direktur Eksekutif Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi), Sofyano Zakaria menyoroti sistem penunjukan dalam distribusi dan pengadaan BBM jenis tertentu tanpa melewati tender, tapi lebih bersifat pemilihan dengan mekanisme terbuka.

“Artinya keputusan mutlak ada di tangan BPH Migas. Sehingga perusahaan yang ditunjuk pun sejak dari dulu itu-itu saja,” kritik Sofyano saat menjawab BeritaTrans.com di Jakarta, Selasa (9/1/2018).

“Jadi kesannya hanya untuk memenuhi persyaratan formasl saja, dan bukan untuk mencari pemasok yang bisa memberi harga termurah sebagaimana pada mekanisme tender yang lazim berlaku di negeri ini,” tambah Sofyano.

Menurut dia, dengan proses seperti itu yakni bukan melalui proses tender, maka penunjukan badan usaha sebagai penyedia dan pendistribusi BBM jenis tertentu, tak akan diperoleh harga terbaik.

Pemerintah, menurut Puskepi, seharusnya menentukan secara jelas berapa besar fee dan atau margin yang harus diterima oleh badan usaha tersebut.

“Sehingga badan usaha terhindar dari kerugian jika harga minyak naik. Begitu pula pemerintah akan diuntungkan jika harga minyak ada diposisi yang lebih rendah,” pungkas Sofyano.(helmi)

loading...