Angkasa Pura 2

Aptrindo Harapkan Penyempurnaan PM 134/2015

KoridorKamis, 11 Januari 2018
gosumutcom_2mxbb_7844-600x400

JAKARTA (BeritaTrans.com)
-Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aprtindo) mungusulkan kepada Kemenhub agar menyempurnakan PM 134/2015 tentang ‘Penimbangan Kendaraan Bermotor Di Jalan’ sebelum regulasi tersebut dilaksanakan.

Direktur Eksekutif DPP Aptrindo Johannes Samsi Purba, Kamis (11/1/2018) mengatakan pelaksanaan PM 134 akan menertibkan kelebihan muatan (over load) dan kelebihan panjang / lebar kendaraan (over dimensi).

“Kita mengharapkan pelaksanaan PM 134 benar benar mencapai sasaran untuk meminimalisir kerusakan jalan tanpa menimbulkan kegaduhan. Jangan sampai misalnya menimbulkan gejolak harga pangan akibat ongkos angkut terlalu tinggi,” ujarnya.

Karena itu Aptrindo mengusulkan agar PM 134 dilengkapi dengan kelompok barang yang didasarkan pada Berat Jenis (BJ) dan nilai barang.

Misalnya untuk barang dengan BJ tinggi tapi nilai rendah seperti beras diberikan toleransi (kelebihan muatan) lebih tinggi daripada barang
industri dengan Bj tinggi nilai tinggi, katanya.

Kalau dalam PM 134 sekarang tidak ada pengelompokan barang. Semua jenis barang diberi toleransi kelebihan muatan 5% sehingga bagi barang dengan BJ tinggi dan nilai rendah akan merasakan ongkos angkut sangat memberatkan, kata Johannes.

Aptrindo juga mengusulkan agar ketentuan Muatan Sumbu Terberat (MST) kendaraan diseragamkan menjadi 10 ton. Dengan konsekuensi semua jalan angkutan logistik seperti jalan menuju pelabuhan mau pun kawasan industri kualitas/ klasnya ditingktkan.

Aptrindo juga minta agar pemerintah membuat peta jalur jalan logistik supaya pengusaha angkutan/sopir mengetahui jalan yang dapat mereka lalui. (wilam)

loading...