Angkasa Pura 2

Dirjen Agus Ingatkan Terbang di Papua Harus Ekstra Keterampilan

Bandara KokpitKamis, 11 Januari 2018
IMG-20170924-WA0040

JAKARTA (Beritatrans.com) – Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengingatkan bahwa untuk terbang di langit Papua harus ekstra keterampilan.

Kepada penerbangnya, maka harus meningkatkan familisasi area Papua yang banyak perbukitan dan pegunungan serta hutan untuk meningkatkan keselamatan penerbangan.

“Dia juga harus terampil dalam melakukn manuver karena kondisi alam Papua yang luar biasa,” jelas Dirjen Agus di Jakarta, Jumat (11/1/2018).

Untuk menerbangi Papua, dibutuhkan pesawat terbang yang lincah bisa bermanuver, stall speed rendah. Serta yang tidak kalah penting adalah peralatan navigasi yang advance.

“Sebagai regulator, kita biasa mengenal 3 A operator yaitu Airport, Airlines dan Air Navigations,” ungkapnya.

Untuk daerah Papua kata dia, sebagaimana sering diamanatkan Presiden Joko Widodo agar memerhatikan saudara kita di Papua. maka untuk melaksanakan perintah Presiden tersebut, pihaknya menindaklanjuti dengan menyediakan “Trans Udara Papua”.

Istilah trans udara papua diambil dari similaritas jalan trans papua yang dibangun atas instruksi presiden terhadap jalan raya yang membelah Papua oleh kementerian PUPR.

“Trans Udara Papua ini ditempuh dengan cara memasang peralatan navigasi advance di 109 bandara udara yang tersebar di kedua provinsi Papua, sehingga panduan pesawat terbang yang menjelajahi Papua akan lebih smooth dan accessibilitas penerbangannya akan lebih mudah terjangkau mirip seperti di wilayah daratan pulau Indonesia lainnya”, pungkas Agus. (omy)

Foto:ilustrasi.dok