Angkasa Pura 2

Kemhub Minta Keberhasilan Angkutan Udara Selama Nataru Dipertahankan

Bandara KokpitKamis, 11 Januari 2018
IMG_20171217_154157

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Udara meminta kepada seluruh penyelenggara penerbangan agar mempertahankan keberhasilan angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 (Nataru) untuk dijadikan contoh pada pelaksanaan di masa mendatang.

“Kami berharap keberhasilan para penyelenggara penerbangan dan masyarakat dalam menyelenggarakan penerbangan Nataru yang selamat, aman dan nyaman itu bisa dipertahankan secara berkelanjutan di waktu-waktu mendatang,” tutur Agus di Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Agus mengulas bahwa selain penerbangan terjadwal yang dilaksanakan selama Nataru, penerbangan tambahan atau extra flight berjalan lancar dan jumlahnya cukup signifikan.

“Saya mengapresiasi pertambahan jumlah penumpang khususnya penerbangan domestik selama periode Nataru ini yang melebihi ekspektasi,” ujarnya.

Menurutnya, hal ini menandakan bahwa perekonomian Indonesia tumbuh dan berkembang dengan baik sehingga masyarakat Indonesia mampu melakukan perjalanan dengan transportasi udara yang lebih mahal dibanding moda transportasi lain.

Sedangkan terkait penurunan jumlah penumpang internasional, Agus memaklumi karena adanya beberapa kejadian bencana alam seperti misalnya erupsi Gunung Agung di Bali yang menyebabkan penumpang luar negeri mengurungkan penerbangannya ke Indonesia.

“Menjelang akhir tahun 2017, Gunung Agung di Bali erupsi sehingga mengganggu penerbangan dan membuat wisatawan luar negeri mengurungkan niatnya ke Bali dan Lombok. Hal ini memengaruhi jumlah penumpang luar negeri yang masuk ke Indonesia,” ungkap dia.

Namun demikian, Agus memprediksi hal tersebut tidak akan berlangsung lama dan akan kembali normal di tahun 2018 ini seiring dengan meredanya erupsi Gunung Agung. Mengingat hingga saat ini Pulau Bali masih merupakan obyek wisata utama di Indonesia bagi wisatawan luar negeri.

Agus menyatakan, akan terus menjaga keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan sehingga para wisatawan baik dalam maupun luar negeri tidak was-was saat melakukan penerbangan di Indonesia. (omy)