Angkasa Pura 2

Angkasa Pura II Agresif Tambah Kelolaan Bandara Baru

BandaraJumat, 12 Januari 2018
bandara-jemberpost

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Di awal tahun 2018, PT Angkasa Pura II makin agresif menambah kelolaan bandara yang kini sudah mencapai 14.

Ya, bidikannya adalah Bandara Notohadinegoro Jember, Jawa Timur, Bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya, dan Bandara Wirasaba Purbalingga, Jawa Tengah.

Sekretaris Ditjen Perhubungan Udara Pramintohadi Sukarno menyatakan bahwa pembangunan pengembangan Bandara Notohadinegoro akan bersamaan dengan pembangunan Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya dan Bandara Wirasaba Purbalingga.

“Teknis pembangunannya nanti akan diawasi oleh Direktorat Bandara Udara Ditjen Perhubungan Udara. Untuk itu saya minta PT. Angkasa Pura II melakukan pengecekan timeschedule pengembangan bandara-bandara tersebut,” ujar Pramintohadi di Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Bandara Notohadinegoro saat ini mempunyai panjang landasan 1.560 meter yang hanya bisa melayani pesawat terbesar sejenis ATR 72-600 yang dioperasikan oleh maskapai Garuda Indonesia dengan rute Jember-Surabaya PP. Panjang landasan bandara ini akan diperpanjang hingga menjadi 2.500 meter x 105 meter sehingga mampu melayani pesawat sejenis Boeing B737 800NG/ 900 ER dan Airbus A320.

Bandara tersebut saat ini mempunyai terminal penumpang seluas 618,24 m2 dengan kapasitas 70 tempat duduk. Terminal penumpang ini akan diperbesar menjadi seluas 6.732 m2 dengan kapasitas 187 tempat duduk.

Dengan rencana ‘masuknya’ Angkasa Pura II pada pengelolaan tiga bandara itu, maka akan menambah daftar panjang jumlah Bandara yang akan dilayani.

Sebelumnya, Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menyatakan siap mengelola dan mengembangkan Bandara Wirasaba untuk meningkatkan layanan para pengguna jasa di Jawa Tengah itu.

“Kami siap untuk pengambilalihan pengelolaan. Untuk Wirasaba kami alokasikan Rp350 miliar dan Kertajati Patnership,” ungkapnya.

Pihaknya juga telah menyiapkan anggaran untuk pengembangan bandara. Pembangunan landasan, terminal baru, dan suporting fasiltas lainnya. (omy)