Angkasa Pura 2

STPI Gaet Dompet Dhuafa Untuk Laksanakan Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2018

SDMJumat, 12 Januari 2018
Noviyanto-Widadi

JAKARTA (Beritatrans.com) – Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) akan menjalin kerja sama dengan Dompet Dhuafa untuk melaksanakan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) tahun 2018.

“STPI ingin pelaksanaan DPM tahun 2018 berjalan sukses, tepat sasaran dan mampu menghantarkan warga masyarakat yang ikut DPM masuk dunia kerja dan bisa mandiri,” kata Ketua STPI Capt. Novyanto Widadi, S.AP, MM menjawab Beritatrans.cm di Jakarta, Kamis (11/1/2018) petang.

Seperti diketahui, STPI Curug mendapatkan kuota untuk pelaksaan DPM sebanyak 4.050 orang. STPI mendapat jatah paling banyak dibandingkan kampus matra udara lain di lingkungan BPSDMP.

Menurutnya, penjajakan kerja sama antara STPI dengan Dompet Dhuafa sudah mulai dilakukan. Dengan harapan, proses DPM bisa berjalan tempat waktu dan benar-benar mampu memberdayakan rakyat miskin dan belum bekerja di Indonesia.

Untuk pelaksaan DPM nanti STPI akan meminta bantuan Dompet Dguafa. Mereka lebih banyak tahu kantong-kantong kemiskinan di Indonesia, sehingga bisa membantu mencarikan calon peserta DPM.

Selain itu, papar Capt. Novy, pihak Dompet Dhuafa juga bisa membantu mengawasi dan memantau peserta DPM mencari pekerjaan dan memantau mereka. “Bila perlu, Dompet Dhuafa bisa membantu menyalurkan mereka (peserta DPM) mencari pekerjaan yang sesuai,” kilah pejabat BPSDMP itu.

Sementara, kuota peserta DPM beberapa kamous matra udara adalah ATKP Makassar sebanyak 3.680 orang, disusul Poltekbang Surabaya 2.800 orang, BP3 Jayapura sebanyak 2.340 orang, ATKP Medan sebanyak 2.340 orang, BP3 Palembang sebanyak 2.750 orang.(helmi)

Foto: Dok Beritarans.com, ilustrasi