Angkasa Pura 2

2017 Poltekpel Surabaya Catatkan Prestasi Memuaskan dari Bawas BLU

SDMRabu, 17 Januari 2018
Bawas BLU Poltekpel

BEKASI (Beritatrans.com) – Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya mencatat kinerja positif selama tahun 2017. Hal tersebut terungkapkan pada kegiatan Rapat Penyusunan Laporan Dewan Pengawas Semester II tahun 2017 Poltekpel Surabaya di Hotel Santika Premiere, Bekasi Senin sore (16/1/2018).

Dalam laporannya, Dewan Pengawas Poltekpel Surabaya setidaknya ada delapan hal positif yang dicapai selama tahun 2017 dalam hal penyelenggaraan administrasi Poltekpel Surabaya menjadi nominasi Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Pada penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan Poltekpel Surabaya telah mendapatkan lisensi lembaga sertifikasi profesi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Selain itu, jumlah tenaga dosen Poltekpel Surabaya telah memenuhi rasio ideal yaitu 1:25 dalam setiap kelas.

Poltekpel Surabaya juga telah meluncurkan aplikasi pendaftaran diklat online berbasis android yang dapat diunduh melalui Play Store, selain itu untuk meningkatkan daya serap lulusan Poltekpel Surabaya telah bekerja sama dengan berbagai perusahaan pelayaran.

Kemajuan lainnya adalah dalam hal Keuangan, capaian pendapatan Poltekpel Surabaya tahun 2017 telah melampaui target yang telah ditetapkan, selain itu Poltekpel Surabaya juga telah mengembangakn aplikasi BLU yang sudah diintegrasikan 100%.

Poliklinik Poltekpel Surabaya baru-baru ini telah ditetapkan menjadi institusi penguji kesehatan pelaut oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Kembangkan Noncore Business

Dalam pengarahannya, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Djoko Sasono berpesan bahwa Poltekpel Surabaya selain fokus kepada core business juga harus meningkatkan pendapatan dengan mengembangkan non core business.

“Hire Business Consultant untuk melihat peluang bisnis yang terkait dengan Core Business Poltekpel Surabaya, jadi untuk meningkatkan pendapatan BLU, Poltekpel juga harus mengembangkan Non Core Business,” ungkap Djoko.

Djoko mengingatkan bahwa Poltekpel Surabaya pada bulan Maret harus mulai menerapkan E-learning yang merupakan quick win Kementerian Perhubungan.(helmi)