Angkasa Pura 2

Capt. Bruri Cahyono, Alumni BP3IP Jakarta yang Siap Kembali Berlayar di Timur Tengah

Energi SDMRabu, 17 Januari 2018
IMG-20180117-WA0032

IMG-20180117-WA0011

JAKARTA (Beritatrans.com) – Capt. Bruri Cahyono, adalah sosok perwira pelaut lulusan BP3IP Jakarta yang cukup gigih dan layak dituru. Pelaut muda ini akan segera kembali berlayar di Timur Tengah.

Lulusan ANT l  dan ikut bon voyage BP3IP Jakarta, Rabu (17/1/2018) itu adalah lulusan Sekolah Tinggi Perikanan (STP)  di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Capt. Bruri mengantongi ijazah ANT III dan bekerja di kapal ikan. Namun kemudian terus belajar dan konversi  ke kapal niaga. Kini,  Bruri menjadi pelaut di kapal niaga bahkan sukses membangun karier sebagai pelaut di  negeri Petro Dollar Arab Saudi.

Perjuangan  di kapal niaga pun dilakukan Bruri tak tanggung-tanggung. Bukan hanya  berlayar di kapal dalam negeri, tapi ia berhasil meniti karier sebagai perwira di kapal  supply migas di Timur Tengah.

Bruri telah membuktikan dirinya sebagai pelaut yang andal. Ia kini mampu bersaing dan berhasil meniti karier di pelayaran yang berbasis di  Timur Tengah.

Selama beberapa tahun terakhir, Bruri berlayar di kapal supply yang memasok kebutuhan logistik ke perusahaan migas,  mengantar dan menjemput karyawan  ganti shift di proyek pengeboran  khususnya di daerah Timur Tengah khususnya Arab Saudi.

Dengan ijazah ANT I yang dimiliki, Capt. Bruri siap kembali berlayar di perusahaan pelayaran tempatnya bekerja dulu. “Saya akan kembali kerja  tempat lama. Tinggal perbaharui  kontrak   dan langsung kerja kembali,” katanya menjawab BeritaTrans.com di Jakarta, Rabu.

IMG-20180117-WA0033

Pria energik ini siap kembali  naik kapal supply. “Akhir bulan Januari 2018 akan kembali berlayar. Sambil menunggu ijazah,  saya siap-siap berlayar kembali ke Arab Saudi,” jelas Bruri.

Menurutnya, kini harga minyak dunia  sudah mulai naik. Harga minyak dunia di kisaran US$68 per barel. “Dengan  harga tersebut,  industri migas sudah mulai menggeliat. Implikasinya, kebutuhan pelaut kapal-kapal supply akan kembali bangkit,” papar dia.

Bruri tak menyebutkan, berapa gaji pelaut di kapal-kapal tanker dan kapal supply di Timur Tengah kini. “Yang pasti mulai membaik, meski belum mencapai puncaknya. Kebutuhan pelaut di kapal tanker dan supply kembali naik sejalan dengan membaiknya harga minyak dunia,” tandas Bruri.(helmi)

loading...