Angkasa Pura 2

Pelabuhan Kuala Tanjung Mampu Tingkatkan Transhipment

DermagaKamis, 18 Januari 2018
WhatsApp Image 2018-01-17 at 00.12.13

BATUBARA (BeritaTrans.com) – Keberadaan Pelabuhan Kuala Tanjung mempunyai posisi penting yakni transhipment dan port untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Setelah beroperasi penuh, Pelabuhan Kuala Tanjung yang terintegrasi, ada pelabuhan, jalan tol, kereta api, maka investor mau investasi di KEK.

“Saat ini transhipment kapal di Pulau Sumatera masih banyak dilakukan di negara tetangga Singapura dan Malaysia, dengan adanya Pelabuhan Kuala Tanjung, kapal-kapal peti kemas dapat melakukan transhipment tanpa harus di negara tetangga,” tutur Menhub disela kunjungan ke Pelabuhan Kuala Tanjung, Batubara. Sumatera Utara, Rabu (17/1/2018).

Sejauh ini dipaparkannya, tidak ada kendala dalam proses pembangunan, sehingga diharapkan akan bisa menarik investasi. Keberadaan Pelabuhan Kuala Tanjung selain meningkatkan kinerja logistik dan daya saing Indonesia sehingga bisa berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi khususnya bagi masyarakat Sumatera Utara,” jelas Menhub.

Menhub memastikan Pelabuhan Kuala Tanjung akan selesai pada Maret 2018, harapannya april 2018 akan dilakukan soft launching. Selain Pelabuhan Kuala Tanjung, jalur kereta api Bandar Tinggi-Kuala Tanjung di Kabupaten Batubara Provinsi Sumatera Utara ditarget beroperasi pada Maret 2018.

“Dengan hadirnya jalur kereta api ini, akan mendukung konektivitas pada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei,” pungkas Menhub. (omy)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari