Angkasa Pura 2

Angkasa Pura I Komit Bangun Bandara Baru Yogyakarta

BandaraJumat, 19 Januari 2018
images-310

YOGYAKARTA (BeritaTrans.com) – PT Angkasa Pura I (Persero) akan tetap komit mematuhi penugasan pemerintah untuk membangun Bandara Internasional Baru Yogyakarta atau New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulon Progo sebagai infrastruktur publik sesuai yang diamanatkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2017.

“Pembangunan NYIA merupakan proyek strategis nasional dan bertujuan meningkatkan keselamatan, keamanan, dan pelayanan terhadap pengguna transportasi udara. Oleh karenanya kami tetap berkomitmen menyelesaikan pembangunan tepat waktu sehingga dapat dioperasikan pada April 2019,” tegas Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Israwadi dalam keterangan resmi, Jumat (19/1/2018).

NYIA akan menjadi salah satu gerbang kawasan Yogyakarta, Solo, dan Semarang (Joglosemar). Penugasan ini juga diatur dalam Perpres Nomor 98 Tahun 2017 tentang Percepatan Pembangunan dan Pengoperasian Bandar Udara Baru di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang ditandatangani Presiden Jokowi pada 23 Oktober 2017 lalu.

Selain dua Perpres tersebut sebagai bagian dari dasar hkum pembangunan NYIA, AP I juga telah mengantongi izin lingkungan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK.557/Menlhk/Setjen/PLA4/10/2017 tentang Kelayakan Lingkungan Hidup Rencana Kegiatan Pembangunan NYIA di Desa Palihan, Desa Glagah, Desa Jangkaran, Desa Sindutan, Desa Kebonrejo, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Disertai juga dengan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK.558/Menlhk/Setjen/PLA.4/10/2017 tentang Izin Lingkungan Kegiatan Pembangunan NYIA,” ungkapnya.

Menurut Israwadi, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah menyerahkan laporan hasil pemeriksaan terkait pelaksanaan kegiatan pengosongan lahan untuk proyek pembangunan NYIA.

Laporan tersebut diserahkan Ketua ORI DIY Budhi Masthuri kepada pihak yang terkait kegiatan pengosongan lahan tersebut, Project Secretary Proyek Pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta AP I Didik Tjatur Prasetya, Manager Area PT PLN (Persero) Yogyakarta Eric Rossi, dan Irwasda Kepolisian Daerah DIY Kombes Polisi Budi Yuwono.

“Kami menghargai saran yang ada dalam laporan tersebut dan akan segera mempelajari terlebih dahulu saran yang telah diberikan untuk memberikan tindak lanjut yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan di Yogyakarta,” tutur Israwadi.

Pada prinsipnya AP I berkewajiban melaksanakan tugas yang dipercayakan pemerintah. Pihaknya juga sangat menghormati sikap 98% warga terdampak yang sudah berkorban dan memberikan lahannya untuk pembangunan infrastruktur publik bandara. (omy)

loading...
Terbaru
Terpopuler
Terkomentari