Angkasa Pura 2

Dapat Apresiasi DPR, ASDP Sukses Layani 3,17 Juta Penumpang Selama Nataru

Dermaga KoridorJumat, 19 Januari 2018
ASDP Gedung

JAKARTA (Beritatrans.com) – Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis mengatakan kelancaran layanan angkutan Natal dan Tahun Baru sebagai bukti keseriusan Pemerintah dalam penanganan sarana dan prasarana transportasi dan infrastruktur jalan. Angka kecelakaan transportasi mengalami penurunan tahun ini.

Suksesnya layanan angkutan publik pada periode Natal dan Tahun Baru 2018 yang dinilai berjalan lancar, aman, dan tertib, termasuk layanan angkutan penyeberangan yang dikelola oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). “Sarana dan prasarana sudah dipersiapkan lebih matang. Pemerintah sudah lebih antisipatif dalam memprioritaskan sektor infrastruktur dan transportasi sehingga layanan berjalan lancar, aman dan tertib tanpa ada persoalan kemacetan yang signifikan,” katanya, di sela Rapat Komisi V DPR RI, Kamis (18/1/2018).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa layanan angkutan Natal dan Tahun Baru 2018 yang berlangsung mulai 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018 terlaksana dengan baik berkat kerjasama dari seluruh mitra kerja dan juga mendapat dukungan dari Komisi V.

“Kemenhub sangat serius melakukan pelaksanaan angkutan Nataru dengan melakukan pemantauan secara khusus di sejumlah bandara dan pelabuhan, stasiun serta terminal,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi menyatakan bahwa layanan angkutan penyeberangan selama periode Natal dan Tahun Baru 2018 juga telah berlangsung dengan lancar, aman, dan nihil kecelakaan, khususnya di 10 titik lintasan utama dengan total 112 unit kapal yang melayani.

Adapun 10 lintasan utama yang dipantau secara nasional yakni, Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Lembar-Padangbai, Kayangan-Pototano, Bajoe-Kolaka, Tanjung Kelian-Tanjung Api Api, Sibolga-Nias, Bitung-Ternate, Hunimua-Waipirit, Kupang-Rote.

“Selama periode angkutan Natal dan Tahun Baru 2018, produksi secara keseluruhan yang dipantau secara nasional di 10 lintasan utama mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2016. Total jumlah penumpang yang diangkut mencapai 3.178.501 orang atau naik 3 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 3.098.699 orang,” tandas Ira.(helmi)

loading...