Angkasa Pura 2

Keamanan Menggunakan Taksi Sudah Diatur UU

Aksi Polisi KoridorSabtu, 20 Januari 2018
IMG-20180116-WA0025

taksi online

JAKARTA (Beritatrans.com) – Standar keamanan usaha taksi sebenarnya sudah diatur oleh Pemerintah. Memang untuk taksi online belum diatur, karena hingga kini, urusan taksi online belum selesai.

Demikian disampaikan Kepala Lab Transportasi Unika Seogijopranoto Semarang, Djoko Setijowarno ST, MT kepada Beritatrans.com di Jakarta, Sabtu (20/1/2018).

Meski diakui, masih ada upaya di MK maupun di MA untuk menuntut ketidakabsahan peraturan yang sudah dibuat. Namun jika mengacu pada aturan taksi resmi (taksi konvensional), tentunya usaha taksi online tidak banyak menimbulkan masalah baru.

Menurut dia, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 46 Tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Minimal (SP) Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek sudah mengatur sistem keamanan menggunakan taksi.

Jenis SPM untuk keamanan, papar Djoko, pertama ada tanda pengenal pengemudi, berupa seragam dan kartu identitas pengemudi yang digunakan selama mengoperasikan kendaraan. Kemudian kartu pengenal pengemudi yang dikeluarkan oleh perusahaan taksi dan ditempatkan di dashboard mobil.

Kedua, cutomer service yang bertugas menerima pengaduan dan meneruskan pengaduan tersebut untuk ditindaklanjuti.

Ketiga, lampu tanda bahaya merupakan lampu informasi sebagai tanda bahaya diletakkan di atas kendaraan.

Keempat, alat komunikasi yang merupakan perangkat elektronik dengan menggunakan gelombang radiovdan/atau gelombang satelit.

Kelima, identitas kendaraan. Merk dagang taksi yang ditempatkan di pintu depan kiri dan kanan kendaraan. Nomor urut kendaraan yang terdiri atas huruf dan angka ditempatkan pada bagian belakang, kanam dan kiri, serta bagian dalam kendaraan.

Keenam, informasi nomor pengaduan. Nomor telepon pengaduan pelayanan taksi yang ditempatkan bagian kiri dalam kabin depan dan baguan kiri dan kanan dalam kabin belakang.

Ketujuh, tombol pengunci pintu untuk membuka maupun mengunci pintu di ruang penumpang maupun pengemudi.

Kedelapan, kaca film, lapisan pada kaca kendaraan paling gelap 40%.

Kesembilan, tanda taksi. Tulisan taksi yang diletakkan di atas bagian luar kendaraan dan harus menyala dengan warna putih atau kuning apabila dalam keadaan kosong. Sebagai indikator taksi dalam keadaan kosong atau sudah terisi.(helmi)