Angkasa Pura 2

Tinjau Alat Timbang Portable, Menhub Temukan Truk Kelebihan Muatan Sampai 112%

KoridorMinggu, 21 Januari 2018
Menhu Tegur Sopir

BEKASI (Beritatrans.com) – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi didampingi Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Budi Setiyadi dan rombongan meninjau pengoperasian alat timbang truk portable di Tol Jakarta-Cikampek, Minggu (21/1/2018).

Dalam peninjauan tersebut, Menhub menemukan ada truk yang kelebihan muatan sampai 112%. Tiba di Parking Bay Tol Jakarta-Cikampek KM 18 pukul 14.10 WIB serta sopir yang tidak mempunyai SIM.

Menhub Budi pun menemukan pelanggaran kelebihan muatan pada salah satu truk yang ditimbang di depan pejabat dan media massa tersebut.

Menhub dan Dirjen Hubdat Budi Setiyadi langsung mengecek pengoperasian alat timbang truk portable. Tak ayal, temuan tersebut membuat Menhub marah dan menegur sopir yang bersangkutan.

Saya Hanya Ditugasi

Dalam peninjauan timbangan truk portable tersebut, Menhub sempat menanyakan berbagai hal termasuk, tujuan kemana dan mengapa membawa muatan lebih.

“Bawa truk ke mana? Kok muatannya sampai 28 ton. Itu pelanggarannya 112 persen. Bapak tahu, itu melebihi kapasitas?” kata Budi ketika menegur salah satu sopir
truk di lokasi.

Dengan polosnya si sopir menjawab. “Tidak tahu, Pak. Saya hanya ditugasi untuk membawa saja,” jawab sopir itu.

Menhub Budi Karya pun sempat memarahi seorang sopir truk lainnya karena tidak memiliki kelengkapan Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Ini SIM kamu mana? Kok photocopy-an? Kirnya juga nggak bawa. Sudah sekarang mobilnya ditahan, biar nanti dijemput sama perusahaannya,” kata Budi.

Setelah itu, Budi mengecek pengoperasian alat Portable Dynamic Truck Tester. Alat itu mampu menghitung beban muatan truk saat dilintasi.(hel/dtc)

Foto: Dok detik